Berita Berita Properti

Daftar Harga Listrik per kWh Terbaru Tahun 2022 untuk Golongan Non-Subsidi. Wajib Tahu!

3 menit

Kamu bingung cara menghitung tarif listrik terkini? Simak harga listrik per kWh di bawah ini agar pengeluaran biaya listrikmu lebih terukur dengan baik!

Penetapan tarif listrik di Indonesia berbeda-beda setiap golongan tarifnya.

Setiap tahunnya juga tarif listrik sering berubah-ubah, sehingga jangan heran jika tagihanmu tiba-tiba naik atau turun.

Namun, jika kamu masih belum tahu berapa harga per kWh listrik untuk tahun 2022, tak usah khawatir.

Simak saja daftar harga listrik per kWh terbaru tahun 2022 di sini, yuk!

Harga Listrik per kWh Tahun 2022 untuk Golongan Tarif Non-Subsidi

daftar harga listrik per kwh terbaru

sumber: web.pln.co.id

Melansir dari situs PLN pada Senin (20/6/2022), di tahun 2022 PLN telah menyediakan 37 golongan tarif.

Dari 37 golongan, 13 di antaranya termasuk dalam golongan non-subsidi dan mendapatkan penyesuaian tarif.

Tiga belas golongan tarif listrik non-subsidi yang mengalami penyesuaian adalah

  • lima golongan Rumah Tangga: R-1/TR 900 VA – RTM, R-1/TR 1.300 VA, R-1/TR 2.200 VA, R-2/TR 3.500 VA sampai 5.500 VA, dan R-3/TR 6.600 VA ke atas (tarif listrik rumah tangga),
  • dua golongan Bisnis Besar: B-2/TR 6.600 VA sampai 200 kVA dan B-3/TM di atas 200 kVA (tarif listrik bisnis besar),
  • dua golongan Industri Besar: I-3/TM di atas 200 kVA dan I-4/TT 30.000 kVA ke atas (tarif listrik industri besar),
  • tiga golongan Pemerintahan: P-1/TR 6.600 VA sampai 200 kVA, P-2/TM di atas 200 kVA, dan P-3/TR (tarif listrik lembaga pemerintah), dan
  • satu golongan Layanan Khusus: 1 L/TR, TM, TT (tarif listrik khusus).

Kenaikan Tarif Listrik 2022

Pada 1 Juli 2022, beberapa golongan listrik non-subsidi mengalami kenaikan harga.

Keputusan ini sudah tertulis dalam Surat Menteri ESDM No. T-1162/TL.04/MEM.L/2022 tanggal 2 Juni 2022 tentang Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Periode Juli-September 2022).

Dalam keputusan tersebut, kenaikan tarif pada 1 Juli 2022 diterapkan pada pelanggan rumah tangga mampu non-subsidi golongan 3.500 VA ke atas (R2 dan R3) dan golongan pemerintah (P1, P2, dan P3).

Naiknya tarif listrik ini berlaku pada 2,09 juta pelanggan dengan golongan rumah tangga dan pada 373 ribu pelanggan golongan pemerintah.

Sementara itu, untuk pelanggan golongan rumah tangga dengan daya di bawah 3.500 VA hingga 5.500 VA, bisnis, dan industri tidak mengalami tarif dan harganya tidak berubah.

Dengan adanya penyesuaian harga, berikut adalah tarif yang diberlakukan dari PLN:

  • Pelanggan rumah tangga R2 daya 3.500 VA hingga 5.500 VA = Rp1.699,53 per  kWh
  • Pelanggan rumah tangga R3 daya 6.000 VA ke atas = Rp1.699,53 per kWh
  • Pelanggan pemerintah P1 daya 6.000 VA hingga 200 kVA = Rp1.699,53 per kWh
  • Pelanggan pemerintah P3/TR = Rp1.699,53 kWh
  • Pelanggan pemerintah P2 daya di atas 200 kVA = Rp1.522,88 kWh

Daftar Harga Listrik Golongan Non-Subsidi per kWh Terbaru 2022

harga listrik per kwh nonsubsidi

Berikut adalah harga listrik per kWh menurut Kementerian ESDM dan PLN:

Rumah Tangga:




Golongan Daya Listrik Tarif Listrik
R-1/TR 900 VA Rp1.352 per kWh
R-1/TR 1.300 VA Rp1.444,70 per kWh
R-1/TR 2.200 VA Rp1.444,70 per kWh
R-2/TR 3.500 – 5.500 VA Rp1.699,53 per kWh
R-3/TR 6.600 VA Rp1.699,53 per kWh

 

Bisnis dan Industri:

Golongan Daya Listrik Tarif Listrik
B-2/TR 6.600 VA – 200 kVA Rp1.444,70 per kWh
B-3/TM di atas 200 kVA Rp1.114,74 per kWh
I-3/TM di atas 200 kVA Rp1.114,74 per kWh
I-4/TT di atas 30.000 kVA Rp996,74 per kWh

 

Pemerintahan dan Lainnya:

Golongan Daya Listrik Tarif Listrik
P-1/TR 6.600 VA – 200 kVA Rp1.699,53 per kWh
P-2/TM di atas 200 kVA Rp1.522,88 per kWh
P-3/TR (penerangan jalan umum) Rp1.699,53 per kWh
L/TR, TM, TT Rp1.644,52 per kWh

Harga Listrik per kWh Bersubsidi

Sementara itu, golongan tarif listrik subsidi meliputi pelanggan rumah tangga dengan daya 450 – 900 VA atau masyarakat prasejahtera yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Meski memiliki jumlah pemakaian listrik yang sama, konsumen listrik subsidi membayar tagihan listrik yang lebih rendah dibanding konsumen non-subsidi.

Selisih tarif subsidi dan non-subsidi ditanggung oleh pemerintah dan langsung dibayarkan ke PLN.

Melansir dari kompas.com, Vice President Komunikasi Korporat Gregorius Adi Trianto menyebutkan besaran biaya yang ditanggung pemerintah.

“Secara rata-rata, konsumen rumah tangga daya 450 VA mendapatkan subsidi listrik sebesar Rp 80.000 per konsumen per bulan, dan untuk konsumen rumah tangga daya 900 VA adalah rata-rata Rp 90.000 per konsumen per bulan,” ujar Gregorius.

Berikut adalah daftar golongan listrik subsidi:

  • Rumah tangga daya 450 VA
  • Rumah tangga daya 900 VA
  • Pelanggan S1 daya 220 VA
  • Pelanggan S2 daya 450 VA – 200 kVA
  • Pelanggan S3 daya di atas 200 kVA
  • B1 daya 450 VA – 5.500 VA
  • I1 daya 450 VA – 14 kVA
  • I2 daya 14 kVA – 200 kVA
  • Rumah Sakit Umum Daerah dan fasilitas publik dengan daya 450 VA hingga 5.500 VA.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jika kamu sedang mencari hunian aman dan nyaman di sekitar Bandung, bisa jadi Nuansa Alam Setiabudi Clove adalah jawabannya.

Cek ragam pilihan tempat tinggal terbaik di www.99.co/id dan rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Shafira Chairunnisa

Penulis 99.co Indonesia
Follow Me:

Related Posts