Agar pidato milikmu lebih diingat para penonton, jangan lupa sisipkan pantun yang menarik di bagian penutup. Yuk, lihat beberapa contoh pantun penutup pidato yang lucu dan unik di sini!
Di akhir pidato, biasanya orang-orang akan mengucapkan kalimat penutup pidato, seperti:
“Demikian pidato yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika ada salah kata yang terucap. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.”
Namun, tak jarang juga orang-orang menggunakan pantun untuk menutup pidato atau acara.
Hal tersebut karena pantun merupakan sebuah hal yang cocok digunakan untuk mencairkan suasana.
Oleh karena itu, pantun penutup acara bisa kamu gunakan setelah menyampaikan pidato atau ceramah dengan topik berat.
Dengan demikian, pantun penutup lucu bisa mencairkan suasana dan membuat penonton lebih santai.
Yuk, simak beragam jenis contoh pantun penutup pidato atau ceramah yang bisa kamu gunakan di bawah ini!
Contoh Pantun Penutup Pidato
Pantun penutup acara atau pantun penutup pidato ini dijamin bisa membuat penonton tertawa di akhir acara.
Berikut adalah contoh pantun penutup pidato yang bisa kamu gunakan:
1. Padi habis tinggal jerami,
Bakar dulu hingga bersih.
Rupanya pidatoku sampai di sini,
Sekian dan terima kasih.
2. Pisau diasah di pagi hari,
Bawa ke kebun untuk membabat.
Berakhir sudah pidatoku ini.
Semoga bisa memberi manfaat.
3. Pak Andi punya burung kenari,
Burung dijemur hingga siang hari.
Pembicaraan berakhir sampai sini,
Salah dan janggal mohon maklumi.
4. Bayi merangkak di atas tanah,
Merangkak hingga ke belakang rumah.
Semoga pidato ini menjadi berkah,
Untuk lentera di alam barzah.
5. Pergi memancing ke sungai sula,
Nila dipancing di hari senja.
Salam undur diri dari saya,
Untuk teman-teman semua.
6. Sapi disembelih berlumuran darah,
Potong dagingnya di hari kurban.
Mohon maaf atas segala salah,
Juga khilaf mohon dimaafkan.
7. Burung dara cendrawasih,
Cari dulu di Papua.
Cukup sekian dan terima kasih,
Moga bermanfaat untuk semua.
8. Jalan-jalan ke Singapura,
Beli rambutan serta semangka.
Jangan malu untuk bertanya,
Sebelum kita menutup acara.
9. Jalan-jalan ke kota Makkah,
Ingin sembah yang berlama-lama.
Semoga pidato ini membawa berkah,
Membawa rahmat untuk bersama.
10. Ambil papan bawalah paku,
Paku dipukul dengan tembaga.
Maafkan salah kata-kataku,
Namanya juga manusia biasa.
Menarik bukan beragam pantun penutup pidato yang lucu di atas?
Contoh Pantun Penutup Ceramah
Pantun penutup tidak hanya cocok digunakan untuk mengakhiri pidato atau presentasi, tetapi juga bisa untuk mengakhiri ceramah.
Simak beragam jenis pantun penutup ceramah yang bisa kamu gunakan ketika berdakwah di bawah ini!
11. Makkah sudah, Madinah sudah,
Pulang ke kampung urusin empang.
Ceramah sudah, makan sudah,
Perut kenyang, pikiran lapang.
12. Mangga harum namanya kueni,
Sayang sedang sakit gigi.
Ceramah saya sampai di sini,
Besok yuk ngaji lagi.
13. Orang tua harus dihormati,
Jangan sesekali menjadi anak durhaka.
Mohon maaf ceramah ini harus diakhiri,
Mari angkat tangan berdoa bersama.
14. Kalau ada sumur di ladang,
Bolehlah menumpang mandi.
Kalau ada umur panjang,
Semoga bisa berjumpa lagi.
15. Jika ada mata air di ladang,
Segarkan diri ayo mandi.
Jika Tuhan memberkahi umur panjang,
Izinkan diri berceramah lagi.
Menggunakan pantun penutup acara dakwah atau pantun penutup ceramah di atas bisa membuat penonton senang dengan kehadiranmu.
Contoh Pantun Penutup Presentasi
Pantun penutup pidato atau presentasi ini juga cukup unik dan bisa membuat suasana terasa lebih santai:
16. Jangan terlalu kejar dunia,
Hidup ini bersantai saja.
Jika ada yang mau bertanya,
Saya persilakan sekarang juga.
17. Pisau menggores menjadi luka,
Rasanya sakit amatlah pedih.
Cukup sekian dari saya,
Saya haturkan terima kasih.
18. Penjahit benang membawa peti,
Ibu Wahyuni menjahit kebaya.
Saya pamit untuk undur diri,
Terima kasih atas perhatiannya.
19. Jalan-jalan ke Taman Mini,
Singgah sebentar membeli kuaci.
Pidato saya sampai sini,
Lain waktu kita sambung lagi.
20. Jari telunjuk untuk menunjuk,
Cincin kawin di jari manis.
Saya lihat teman-teman mengantuk,
Tenang, pidatonya sudah habis.
Yuk, segera saja gunakan pantun penutup presentasi atau pantun penutup pidato tersebut sekarang juga.
Contoh Pantun Penutup Dakwah
Setelah selesai menyampaikan dakwah atau ceramah, gunakan pantun penutup ini untuk mencairkan suasana, yuk!
21. Tahanlah pondok dengan kayu,
Untuk tempat makan berdua.
Jangan pada bubar dahulu,
Mari kita berdoa bersama.
22. Kalau sudah minum jamu,
Akan sehat seluruh badan.
Kalau sudah banyak ilmu,
Jangan lupa diamalkan.
23. Duduk santai di waktu petang,
Taman indah airnya memancar.
Kepada hadirin yang datang,
Semoga rezekinya semakin lancar.
Pantun penutup pidato atau pantun penutup acara di atas tentunya bisa membuat ceramahmu lebih mudah diresapi banyak orang.
Contoh Pantun Penutup Acara Sekolah
Pantun penutup ini juga bisa digunakan untuk mengakhiri acara atau pidato sekolah.
Simak beragam pantun penutup acara yang menarik di bawah ini:
24. Sungguh enak makan buncis,
Dipulam bulat si buah pete.
Kututup pidato waktu habis,
Bapak Kepala sudah mengode.
25. Bunga melati di pekarangan,
Tumbuh cepat segera besar.
Saya masih banyak kekurangan,
Maklum masih tahap belajar.
26. Pergi ke pasar menjual durian,
Pasar dibuka di hari Senin.
Sampai jumpa saya haturkan,
Semoga bertemu di minggu depan.
Kumpulan pantun penutup pidato tersebut pasti disukai oleh para siswa di sekolahmu.
Contoh Pantun Pembuka Pidato
Selain pantun penutup, kamu juga dapat memulai pidato atau ceramahmu menggunakan pantun pembuka pidato.
Simak beragam contoh pantun pembuka pidato atau pantun pembuka acara di bawah ini:
27. Anak gembala menggiring sapi,
Sapi lelah mukanya pucat.
Pada kesempatan yang berbahagia ini,
Izinkan saya memberi amanat.
28. Gunung Kelud, Gunung Merapi,
Sungguh indah Gunung Rinjani.
Sebelum kumulai pidato ini,
Izinkan saya menyapa hadirin di sini.
29. Ambil tepung cetak adonan,
Malam hari memakan roti.
Ibu, bapak, dan teman sekalian,
Izinkan aku memulai pidato ini.
Menarik bukan pantun pembuka pidato dan acara di atas?
Contoh Pantun Penutup Pidato Lucu
Untuk mencairkan suasana, penting untuk membacakan pantun penutup pidato yang lucu di akhir acara.
Berikut adalah contoh pantun penutup pidato yang lucu dan membuat banyak orang tertawa:
30. Bawa pinangan ke penghulu,
Hadiah dia sebungkus roti.
Maaf jika saya malu-malu,
Di depan ada pujaan hati.
31. Sungguh enak ikan tuna,
Oleskan cabe jadi pedas.
Cukup sekian dari saya,
Karena materinya sudah kandas.
32. Tidur nyenyak di atas ranjang,
Air mengalir di kolam ikan.
Pidato saya memang panjang,
Tetapi menyenangkan.
Contoh Pantun Penutup Ceramah dengan Salam
Pada akhir acara, kamu juga bisa menyampaikan pantun penutup pidato menggunakan salam, lo!
Simak beragam pantun penutup dengan salam yang satu ini, yuk!
33. Sungguh gagah raja Malaya,
Dari Malaka ke Negeri Cempaka.
Sampai di sini ceramah saya,
Wasalamualaikum sampai jumpa.
34. Tebal bulunya si beruang kutub,
Cairan es dia jadikan minum.
Sebelum acara kita tutup,
Saya ucapkan wasalamualaikum.
35. Sebentar lagi musim nikahan,
Berbahagialah yang akan menikah.
Terima kasih dan cukup sekian,
Wasalamualaikum, selesai sudah.
Selain pantun di atas, kamu juga bisa menggunakan pantun assalamualaikum 2 baris ini:
36. Di atas podium ada awan.
Assalamualaikum, Kawan!
37. Akuarium tempat hidupnya ikan.
Assalamualaikum saya ucapkan!
38. Tanaman sorgum berdaun lebat.
Assalamualaikum, Sobat!
39. Aroma parfum dari kemarin.
Assalamualaikum para hadirin!
40.Bapak merangkum cara sembahyang.
Assalamualaikum, Sayang!
Contoh Pantun Penutup Pidato Berkesan
Berikut adalah kumpulan contoh pantun penutup pidato yang berkesan dan lucu:
41. Bunga bangkai si Rafflesia Arnoldi,
Baunya sungguh busuk sekali.
Pidato pendidikan sampai di sini,
Semoga kelak berjumpa lagi.
42. Putih-putih bunga melati,
Harum mewangi di pagi hari.
Pidato saya cukup di sini,
Jika rindu harap hubungi.
43. Pergi ke pasar menjual rambutan,
Pasar dibuka pagi Senin.
Sampai jumpa teman-teman,
Semoga bertemu di acara lain.
44. Ke pulau seberang membawa barang,
Subuh hari berangkat berlayar.
Kalau pidatoku kurang panjang,
Silakan undang lagi, tetapi bayar.
45. Rumah Budi Rumah Iwan.
Jika bertemu tinggal buka pintu,
Sampai jumpa kawan-kawan.
Semoga bertemu lain waktu.
46. Malam jumat bermain catur
Duduk di kursi kepala terbentur
Mohon maaf segala tutur
Pidato ini mungkin agak ngelantur
47. Dari Jepang datang Naruto
Singgah sekejap membeli bakso
Izinkan saya menutup pidato
Walau isinya hanya intermeso
48. Makan siang di depan resto
Pengunjung padat di sebelah toko
Izinkan saya menutup pidato
Pidato singkat, nggak neko-neko
49. Cumi-cumi dimasak presto
Aromanya harum sambal balado
Izinkan kami menutup pidato
Harap maklum isinya gado-gado
50. Buah pepaya di bawah kursi
Buah salak dicampur bakmi
Izinkan saya menutup orasi
Moga kelak dapat dipahami
FAQ tentang Pantun Penutup Pidato
Apakah pidato boleh ada pantun?
Pidato dibolehkan ditutup menggunakan pantun, terutama untuk mencairkan suasana setelah penyampaian topik yang berat.
Apa contoh kalimat penutup pidato?
Demikian kiranya yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf jika ada salah kata yang terucap, dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Akhir kata, saya ucapkan wassalam.
Apa contoh pantun penutup pidato?
Makan siang di depan resto
Pengunjung padat di sebelah toko
Izinkan saya menutup pidato
Pidato singkat, nggak neko-neko
***
Semoga artikel tentang pantun penutup acara di atas bermanfaat, Property People.
Cek juga artikel yang tak kalah menarik lainnya di Berita.99.co.
Agar tidak ketinggalan, kamu bisa follow Google News kami, Property People.
Jika sedang mencari rumah bekas berkualitas, kunjungi www.99.co/id dan rasakan #SegampangItu membeli properti.