Berita Ragam

5 Contoh Mahar Pernikahan Beserta Hukumnya dalam Islam. Lengkap!

2 menit

Kamu akan menikah dengan pasangan sebentar lagi dan sedang mencari referensi mahar pernikahan? Yuk, lihat deretan contoh mahar pernikahan terbaik pada artikel ini.

Mengutip buku Serial Hadist Nikah 4 Mahar oleh Firman Arifandi, mahar adalah harta yang diberikan oleh suami kepada istri sebagai imbalan dan penghargaan atas kesediaannya untuk dihalalkan dan dinikahi.

Secara bahasa, mahar berasal dari kata al-mahru yang artinya pemberian untuk seorang wanita karena suatu akad.

Dalam ilmu fikih, istilah mahar memiliki makna yang lebih luas, yaitu pemberian yang menjadi sebab terjadinya hubungan seksual atau hilangnya keperawanan seorang perempuan dalam perkawinan.

Hukum Memberikan Mahar Pernikahan

Mengutip buku Fiqih Mahar karya Isnan Ansory, hukum pemberian mahar adalah wajib, sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadis berikut yang artinya:

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha Rasulullah saw. bersabda: “Wanita mana pun yang menikah tanpa seizin walinya maka nikahnya adalah batal, nikahnya adalah batal, nikahnya adalah batal. Jika dia telah digauli maka dia berhak mendapatkan mahar, karena suami telah menghalalkan kemaluannya. Jika terjadi pertengkaran di antara mereka, maka penguasalah yang menjadi wali atas orang yang tidak punya wali.” (HR. Tirmizi)

Contoh Mahar Pernikahan

Dari penjelasan itu, kira-kira apa saja contoh mahar pernikahan, ya?

Melansir dari berbagai sumber, yuk cari tahu contoh mahar pernikahan pada uraian di bawah ini.

1. Mahar Pengajaran Al-Qur’an

al quran

Contoh mahar pernikahan yang pertama adalah pengajaran terhadap Al-Qur’an.

Berdasarkan dalil dari hadis Rasulullah yang diriwayatkan Imam Bukhari, dikisahkan ada seorang lelaki yang datang meminta kepada Rasulullah saw. untuk dinikahkan dengan seorang wanita.

Namun, si lelaki tidak punya harta benda apa pun, yang ia miliki hanya hafalan Al-Qur’an.

Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya kau telah kunikahkan dengannya dengan mahar apa yang telah kamu hafal dari Al-Qur’an.”

2. Mahar Dinar

Mahar pernikahan juga bisa berupa dinar.

Mata uang ini dinilai jauh lebih stabil dibandingkan mata uang lain, lo.




Jadi meskipun disimpan hingga puluh tahun lagi, nilainya masih tetap sama atau bahkan malah bertambah tinggi.

Selain itu cara mengemas mahar pernikahan ini juga sederhana.

Apa yang perlu dilakukan hanya menyertakan sertifikat dan memasukkannya ke dalam parsel.

3. Mahar Dirham Perak

dirham perak

Dirham merupakan mata uang yang dibuat dari perak (2,975 gram) dan sering digunakan di arab sebagai alat tukar sejak awal masa Islam.

Penggunaan contoh mahar pernikahan ini sudah dicontohkan Rasulullah saw. ketika menikahi istri-istrinya.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, disebutkan Abu Salamah bin Abdirrahman bertanya kepada Aisyah RA tentang jumlah maharnya.

Kemudian, Aisyah RA menjawab jumlahnya 500 dirham.

4. Mahar Uang Tunai atau Benda Berharga Lainnya

Contoh mahar uang tunai dan benda berharga lain seperti cincin atau kalung yang terbuat dari perak atau emas juga merupakan hal lumrah pada pernikahan.

Meski tidak dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat, tetapi hal ini juga tidak dilarang.

Sah-sah saja selama dalam kesanggupan mempelai pria dan keridaan mempelai wanita.

5. Mahar Seperangkat Alat Salat

Contoh mahar pernikahan yang terakhir adalah seperangkat alat salat.

Penggunaan seperangkat alat salat sebagai mahar tentunya bisa diibaratkan sebagai simbol bahwa pernikahan adalah setengah ibadah yang telah disempurnakan bersama ibadah lainnya.

***

Semoga ulasannya dapat menginspirasimu, ya.

Pantau terus update artikel terbaru di Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari hunian nyaman dan aman di Tangerang?

Bisa jadi Cendana Marq & Cendana Nest adalah jawabannya.

Cek pilihan terbaik dengan harga kompetitif di 99.co/id dan rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Gadis Saktika

Penulis konten di 99.co Indonesia yang senang menyelami topik politik, properti, dan KPOP.

Related Posts