Gaya Hidup

5 Contoh Biografi Tokoh Terkenal, Diri Sendiri, dan Orang Tua

6 menit

Untuk kamu yang butuh inspirasi biografi tokoh terkenal hingga keluarga sendiri, berikut sejumlah contoh biografi yang bisa kamu cek!

Biografi adalah salah satu jenis karya sastra yang menceritakan kehidupan seseorang secara kronologis.

Karya biografi dapat ditulis oleh orang lain atau oleh diri sendiri.

Menulis biografi seringkali menjadi materi pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.

Hal ini tentunya memiliki banyak manfaat, antara lain memberikan pengetahuan tentang kehidupan seseorang.

Biografi dapat memberikan kita informasi tentang latar belakang, perjalanan hidup, dan pencapaian seseorang.

Selain itu, biografi juga dapat menjadi sumber inspirasi.

Biografi dapat menginspirasi kita untuk mengikuti jejak atau pencapaian seseorang.

Terakhir, menulis contoh biografi dapat meningkatkan keterampilan menulis.

Menulis biografi dapat membantu kita untuk mengembangkan keterampilan menulis, seperti bercerita, menggunakan bahasa yang efektif, dan menyajikan informasi secara kronologis.

Untuk kamu yang ingin mengetahui contoh biografi untuk inspirasi menulis, artikel ini akan membahas beberapa contohnya.

Struktur Penulisan Contoh Biografi

Sebelum masuk ke contoh biografi, pelajari dulu struktur penulisannya agar semakin mudah dalam pembuatannya.

  • Orientasi

Bagian orientasi berisi pengenalan tentang tokoh yang akan diceritakan. Informasi yang disajikan dalam bagian ini meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, latar belakang keluarga, pendidikan, dan awal mula kehidupan tokoh.

  • Peristiwa Penting

Bagian peristiwa penting berisi rangkaian peristiwa penting yang dialami oleh tokoh. Peristiwa penting ini dapat berupa peristiwa pribadi, peristiwa sosial, atau peristiwa politik. Peristiwa penting yang disajikan dalam bagian ini haruslah memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan tokoh.

  • Reorientasi

Bagian reorientasi berisi kesimpulan atau rangkuman tentang kehidupan tokoh. Bagian ini juga dapat berisi pesan atau pelajaran yang dapat dipetik dari kehidupan tokoh.

Selain ketiga bagian utama tersebut, biografi juga dapat dilengkapi dengan bagian-bagian lain, seperti:

  • Prolog

Prolog adalah bagian pengantar yang dapat berisi latar belakang penulisan biografi atau gambaran umum tentang tokoh.

  • Epilog

Epilog adalah bagian penutup yang dapat berisi pesan atau kesan dari penulis biografi.

  • Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah daftar sumber yang digunakan dalam penulisan biografi.

Dalam penulisan biografi, hal yang perlu diperhatikan adalah keakuratan informasi dan keterkaitan antar bagian.

Informasi yang disajikan dalam biografi haruslah akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, antar bagian dalam biografi haruslah saling berkaitan sehingga membentuk cerita yang utuh.

Contoh Biografi 

Berikut merupakan sejumlah contoh biografi berbagai tokoh

Contoh Biografi Singkat 

Sherina Munaf: Melodi Hidup yang Memikat

1. Pendahuluan:

Sherina Munaf, lahir pada tanggal 11 Juni 1990, adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai seorang penyanyi berbakat, tetapi juga sebagai aktris dan penulis lagu yang berdedikasi. Lahir dan besar di Bandung, Jawa Barat, Sherina memulai perjalanan seninya sejak usia dini, mengukir namanya dalam industri hiburan Indonesia.

2. Latar Belakang dan Keluarga:

Sherina merupakan anak dari pasangan Triawan Munaf, seorang mantan musisi sekaligus pengusaha, dan Luki Ariani, seorang guru matematika sekaligus penari tradisional. Dari keluarganya yang berlatar belakang seni, Sherina menemukan panggilan hatinya dalam dunia musik. Ayahnya yang aktif di dunia seni memberikan pengaruh besar terhadap minatnya terhadap seni dan kreativitas.

3. Perjalanan Karir:

Sherina mengawali kariernya dalam dunia hiburan pada usia yang sangat muda, tepatnya pada usia 9 tahun. Album perdananya, “Andai Aku Besar Nanti,” yang dirilis pada tahun 1999, meledak dan menciptakan fenomena di industri musik Indonesia. Lagu hits seperti “Pelangiku” dan “Andai Aku Besar Nanti” tidak hanya mencuri hati anak-anak, tetapi juga menyentuh orang tua dengan lirik yang cerdas.

4. Puncak Kesuksesan:

Kesuksesan tidak hanya diraih di dunia musik, Sherina juga membuktikan bakat aktingnya. Perannya dalam film “Petualangan Sherina” (2000) sukses besar dan membuatnya dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai penyanyi sekaligus aktor cilik berbakat. Sherina juga terus menelurkan album-album sukses seperti “Gemini” (2002) dan “Primadona” (2006).

5. Kesinambungan Karir:

Seiring berjalannya waktu, Sherina terus menunjukkan evolusi seninya. Dari seorang anak-anak berbakat, ia telah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa yang menginspirasi banyak orang dengan karya-karyanya yang beragam.

6. Penutup:

Sherina Munaf, dengan pesonanya yang khas dan keberanian mengeksplorasi berbagai bidang seni, telah menjadi ikon di industri hiburan Indonesia. Melalui melodi hidupnya, Sherina mengajarkan bahwa passion, ketekunan, dan dedikasi dapat mengukir prestasi luar biasa. Kesuksesannya tidak hanya dalam menciptakan lagu-lagu yang abadi, tetapi juga dalam membawa perubahan positif melalui karya-karyanya. Sherina Munaf, sebuah nama yang tak terlupakan dalam sejarah musik dan seni Indonesia.

Contoh Biografi Pahlawan

Raden Ajeng Kartini: Pencerah Hidup yang Menyinari Nusantara

1. Pendahuluan:

Raden Ajeng Kartini, lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, merupakan pahlawan nasional Indonesia yang melampaui batas zamannya. Dikenal sebagai pelopor perjuangan hak-hak perempuan dan pendidikan di Indonesia, Kartini meninggalkan jejak kehidupan yang menginspirasi banyak generasi.

2. Latar Belakang dan Keluarga:

Kartini lahir di keluarga bangsawan Jawa yang kaya raya. Ayahnya, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, adalah seorang bupati Jepara yang terkenal. Meskipun berasal dari keluarga priyayi, Kartini tidak terkekang oleh tradisi konservatif yang menguat pada zamannya.

3. Masa Kecil dan Pendidikan:

Kartini mendapatkan pendidikan awal di rumah dengan guru pribadi, yang pada waktu itu masih tidak lazim untuk perempuan. Ia belajar bahasa Belanda dan memiliki keinginan besar untuk memperdalam pengetahuannya. Semangatnya untuk belajar membawa Kartini pada pemikiran yang lebih luas tentang hak-hak perempuan dan kemajuan bangsanya.

4. Perjuangan Hak-hak Perempuan:

Salah satu kontribusi besar Kartini adalah melalui surat-surat yang ditulisnya kepada teman-temannya di Eropa, yang kemudian dikenal sebagai “Habis Gelap Terbitlah Terang.” Dalam surat-surat itu, Kartini membahas permasalahan hak-hak perempuan, pendidikan, dan peran perempuan dalam masyarakat. Pemikirannya yang progresif dan visinya untuk pendidikan merata menginspirasi banyak kalangan.

5. Pernikahan dan Keluarga:

Kartini menikah pada usia muda dengan Raden Adipati Joyodiningrat, seorang bangsawan dari Rembang. Meskipun menikah, semangatnya dalam perjuangan tidak padam. Ia tetap bekerja untuk mewujudkan pendidikan merata dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Kartini memiliki tiga anak, namun sayangnya, ia meninggal dunia pada usia yang masih sangat muda, yaitu 25 tahun.

6. Pencapaian dan Pengakuan:

Meskipun hidupnya singkat, Kartini telah melahirkan gerakan emansipasi perempuan di Indonesia. Pada tahun 1964, pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan Kartini sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Setiap tanggal 21 April, hari kelahirannya, diperingati sebagai Hari Kartini di Indonesia.

7. Warisan dan Pengaruh:

Warisan Kartini masih terasa hingga kini. Sekolah-sekolah, jalan-jalan, dan berbagai institusi di Indonesia dinamai menurut namanya sebagai bentuk penghargaan atas jasanya. Pemikirannya tentang hak-hak perempuan dan pentingnya pendidikan merata masih menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya perempuan di Indonesia.

8. Penutup:

Raden Ajeng Kartini, dengan semangat juangnya, telah membuka jalan bagi perkembangan perempuan di Indonesia. Dedikasinya untuk pendidikan dan hak-hak perempuan membuktikan bahwa seorang perempuan dapat membawa perubahan besar. Pada setiap peringatan Hari Kartini, kita mengenang dan memetik inspirasi dari perjuangan seorang wanita yang merintis jalan menuju kesetaraan dan keadilan.

Contoh Biografi Bahasa Inggris

J.K. Rowling: The Magical Journey of the Harry Potter Author

1. Introduction:

J.K. Rowling, born as Joanne Rowling on July 31, 1965, in Yate, Gloucestershire, England, is a renowned British author best known for her enchanting creation, the Harry Potter series. Her journey from a struggling single mother to one of the world’s most beloved authors is a tale of resilience, creativity, and the power of imagination.



2. Early Life and Education:

Growing up, Rowling demonstrated a love for storytelling. She completed her degree in French and the Classics from the University of Exeter. After university, life took a challenging turn as she faced the loss of her mother and went through a tumultuous period marked by failed relationships and financial difficulties.

3. The Birth of Harry Potter:

During a train journey from Manchester to London in 1990, the character of Harry Potter and the magical world he inhabited popped into Rowling’s mind. Over the next seven years, she meticulously outlined the entire series, creating a universe that would captivate readers of all ages. Despite facing rejection from several publishers, she finally secured a deal with Bloomsbury Publishing in 1997.

4. The Phenomenal Success of Harry Potter:

The release of “Harry Potter and the Philosopher’s Stone” (titled “Harry Potter and the Sorcerer’s Stone” in the U.S.) in 1997 marked the beginning of a literary phenomenon. The series, consisting of seven books, gained unprecedented popularity, translated into numerous languages, and sold over 500 million copies worldwide. Rowling’s ability to weave a complex narrative with rich characters and intricate plots set a new standard for the fantasy genre.

5. Impact on Literature and Pop Culture:

J.K. Rowling’s influence extends beyond the pages of her books. The Harry Potter series has become a cultural touchstone, inspiring films, merchandise, theme parks, and a dedicated fan base. Rowling’s contribution to literature earned her numerous awards, including the Order of the British Empire (OBE) for services to children’s literature.

6. Post-Harry Potter Ventures:

After concluding the Harry Potter series with “Harry Potter and the Deathly Hallows” in 2007, Rowling explored other literary avenues. She wrote novels for adults, such as “The Casual Vacancy” (2012) and the Cormoran Strike detective series under the pseudonym Robert Galbraith.

7. Philanthropy and Advocacy:

Beyond her literary accomplishments, Rowling is an advocate for various charitable causes. She co-founded the charity Lumos, dedicated to supporting disadvantaged children, and is an outspoken supporter of social justice issues, including LGBTQ+ rights.

8. Legacy and Continued Inspiration:

J.K. Rowling’s journey from a struggling writer to a global literary sensation is an inspiration to aspiring authors worldwide. Her ability to create a magical world that resonates with readers of all ages underscores the enduring power of storytelling. Rowling’s legacy extends beyond her words, reminding us that imagination, perseverance, and a touch of magic can change the world.

9. Conclusion:

J.K. Rowling’s impact on literature and popular culture is immeasurable. Her magical universe has not only entertained millions but has also instilled a love of reading in generations. As she continues to explore new literary horizons, Rowling remains a symbol of the transformative power of storytelling and the indomitable spirit of creativity.

Contoh Teks Biografi Singkat

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY): Pemimpin yang Mendedikasikan Hidupnya untuk Indonesia

Susilo Bambang Yudhoyono, atau lebih dikenal sebagai SBY, lahir pada tanggal 9 September 1949, di Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Beliau merupakan seorang tokoh negarawan yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia selama dua periode, yaitu 2004-2014.

Pendidikan tinggi SBY diawali di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) dan kemudian melanjutkan pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Pendidikan lanjutan di bidang militer dan pertahanan membuatnya memiliki landasan kuat dalam memahami kompleksitas tugas kepemimpinan.

Karir militer SBY bersinar saat ia menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun 2002. Keberhasilannya dalam membawa reformasi di tubuh TNI menciptakan citra positif dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Puncak karir politik SBY terjadi ketika ia terpilih sebagai Presiden Indonesia dalam Pemilu 2004, mengalahkan Megawati Soekarnoputri. Kepemimpinan SBY ditandai dengan upaya menstabilkan ekonomi, mengurangi tingkat kemiskinan, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Tak hanya di bidang ekonomi dan politik, SBY juga berkomitmen pada isu-isu lingkungan dan perubahan iklim. Sebagai seorang pemimpin, ia aktif dalam mempromosikan keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.

Meskipun terdapat sejumlah kritik terhadap pemerintahannya, SBY tetap diakui sebagai pemimpin yang mencoba membawa perubahan positif bagi Indonesia. Setelah menyelesaikan dua periode kepemimpinannya, SBY kembali ke kehidupan sipil dan terus terlibat dalam kegiatan sosial serta organisasi internasional.

SBY juga dikenal sebagai penulis yang produktif, dengan beberapa buku berisi pemikiran dan pengalaman kepemimpinannya. Pada masa pensiunnya, ia tetap aktif dalam memberikan pandangan terhadap perkembangan bangsa dan dunia.

Dengan dedikasinya untuk Indonesia dan karir yang panjang dalam pelayanan publik, Susilo Bambang Yudhoyono tetap menjadi figur penting dalam sejarah politik Indonesia. Warisan kepemimpinannya terus memotivasi dan menginspirasi generasi penerus untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Contoh Biografi Orang Tua

Pendahuluan: Orang tua saya, Bapak [Nama Lengkap] dan Ibu [Nama Lengkap], adalah dua pribadi yang telah memberikan arah dan makna dalam kehidupan saya. Dilahirkan di [Tempat Kelahiran] pada [Tanggal Lahir], keduanya membawa serta sejuta cerita dan pengalaman yang membentuk mereka menjadi individu yang hebat.

Masa Muda dan Pendidikan: Bapak, dilahirkan dan dibesarkan di [Kota Kelahiran], tumbuh sebagai pemuda yang penuh semangat dan berpikiran maju. Pendidikan formalnya di [Nama Sekolah/Universitas] membekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang kemudian dia terapkan dalam karir [Bidang Karir]. Sementara itu, Ibu, yang berasal dari [Kota Asal Ibu], mengejar pendidikan di [Nama Sekolah/Universitas] dan menemukan minatnya dalam [Bidang Pendidikan Ibu].

Karir dan Pekerjaan: Bapak membangun karir yang mengesankan di dunia [Bidang Karir], mencapai posisi [Jabatan Tertinggi] di [Perusahaan/Organisasi]. Dedikasinya terhadap pekerjaan telah menginspirasi banyak orang di sekitarnya. Sementara itu, Ibu menekuni dunia [Bidang Pekerjaan Ibu], menggabungkan passionnya dalam [Bidang Pekerjaan] dengan tanggung jawab sebagai seorang ibu.

Pernikahan dan Keluarga: Kisah cinta mereka dimulai pada [Tanggal Pernikahan] di [Tempat Pernikahan], mengikat janji untuk bersama-sama melalui suka dan duka. Keluarga kami bertambah dengan kehadiran [Jumlah Anak] anak, di mana mereka dengan penuh kasih sayang dan kebijaksanaan memandu kami dalam perjalanan hidup.

Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan: Kepekaan sosial Bapak dan Ibu tercermin dalam berbagai kegiatan amal dan sosial yang mereka ikuti. Keterlibatan mereka dalam [Nama Organisasi/Kegiatan] membuktikan keinginan mereka untuk memberikan dampak positif pada masyarakat.

Hobi dan Minat: Bapak, pencinta [Hobi Bapak], menemukan ketenangan dalam setiap momen yang dihabiskan di [Tempat Hobi]. Sementara itu, Ibu, yang hobi [Hobi Ibu], menunjukkan keberanian dan ketekunan dalam mengejar apa yang dicintainya.

Tantangan dan Pencapaian: Kehidupan tidak selalu mulus, dan orang tua saya menghadapi berbagai tantangan. Namun, dengan tekad dan keberanian, mereka berhasil mengatasi setiap rintangan. Pencapaian mereka, baik dalam karir maupun kehidupan keluarga, adalah cermin dari ketekunan dan dedikasi mereka.

Nilai dan Pemikiran: Kedua orang tua saya mendidik dengan nilai-nilai moral yang kuat. Kejujuran, kerja keras, dan rasa tanggung jawab adalah prinsip yang mereka tanamkan dalam setiap tindakan dan keputusan. Pemikiran positif mereka menjadi pilar utama dalam membimbing kami melewati berbagai fase kehidupan.

Pensiun dan Masa Kini: Meskipun telah memasuki masa pensiun dari pekerjaan utama mereka, Bapak dan Ibu tetap aktif dalam [Kegiatan Setelah Pensiun]. Mereka menikmati waktu bersama cucu-cucu mereka dan terlibat dalam proyek-proyek kecil yang memberikan kebahagiaan.

Warisan dan Pengaruh: Orang tua saya bukan hanya memberikan warisan berupa harta, tetapi juga nilai-nilai luhur dan teladan hidup. Pengaruh mereka terus terasa dalam setiap langkah yang kami ambil dan keputusan yang kami buat.

Kesimpulan: Bapak dan Ibu, dua sosok luar biasa yang telah membimbing dan mencintai kami dengan tulus. Dalam cerita hidup mereka, saya menemukan inspirasi dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih atas kasih sayang, dukungan, dan teladan hidup yang tak ternilai harganya. Semoga cerita hidup mereka terus menjadi sumber inspirasi bagi kami semua.

***

Jangan lupa untuk membaca informasi menarik lainnya hanya di Berita.99.co.

Apabila kamu sedang mencari hunian yang aman dan nyaman di sekitar Bekasi, bisa jadi Mustika Park Place adalah pilihan paling ideal.

Yuk, kunjungi laman www.99.co/id dan Rumah123.com untuk mendapatkan rekomendasi tempat tinggal terbaik.

Dapatkan pula penawaran menggiurkan disertai ragam promo karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Follow Google News kami agar tidak ketinggalan informasi terkini, ya.




Follow Me:

Related Posts