Gaya Hidup Kesehatan

9 Ciri-ciri Keracunan Makanan yang Perlu Diwaspadai Beserta Pengobatannya | Wajib Tahu!

3 menit

Sahabat 99, apakah kamu sedang mengalami diare, muntah, dan perut mulas? Hati-hati kamu mungkin sedang merasakan keracunan makanan! Simak apa saja ciri-ciri keracunan makanan berikut ini!

Keracunan makanan adalah kondisi ketika seseorang mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri.

Kontaminasi tersebut terjadi ketika makanan dibuat atau dimasak di lingkungan yang kotor.

Seseorang yang mengalami keracunan makanan akan merasakan beberapa gejala, seperti mual, diare, atau demam.

Jika dibiarkan, keracunan makanan dapat membahayakan seseorang, lo!

Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui ciri-ciri keracunan makanan agar penyakit ini dapat cepat teratasi.

Simak apa saja ciri-ciri keracunan makanan yang perlu diwaspadai di sini!

9 Ciri-ciri Keracunan Makanan yang Perlu Diwaspadai

1. Ciri-ciri Keracunan Makanan, Diare

diare karena keracunan makanan

Orang yang mengalami keracunan makanan biasanya akan terkena diare beberapa jam setelah makanan terkontaminasi masuk ke tubuh.

Gejala ini muncul dari efek kuman yang menginfeksi saluran pencernaan dan membuat usus bekerja lebih keras tetapi tidak efisien dalam menyerap makanan dan cairan.

Tubuh kemudian berupaya untuk mengeluarkan bakteri atau virus penyebab keracunan melalui feses, sehingga tubuh mengalami diare.

Baca Juga:

7 Ciri-ciri Anak Cacingan yang Perlu Diketahui Orang Tua | Wajib Dicermati!

2. Muntah dan Mual

Sama seperti diare, muntah dan mual merupakan refleks alami tubuh untuk mengeluarkan kuman penyebab keracunan.

Infeksi pada saluran pencernaan membuat tubuh memproduksi lebih banyak cairan dan perut terasa tidak nyaman yang mengakibatkan kamu merasa mual dan muntah, seperti sedang masuk angin.

3. Perut Mulas dan Kram

Setelah memakan makanan mengandung kuman, biasanya kamu akan merasakan perut yang melilit dan kram.

Saat bakteri memasuki tubuh, tubuh akan memberi sinyal pada otak untuk mengejang dan melemaskan otot usus untuk mendorong feses berisi kuman agar segera keluar dari tubuh.

Proses tersebutlah yang membuat perutmu terasa mulas atau kram.

4. Ciri-ciri Keracunan Makanan, Demam atau Hipotermia

demam termasuk ciri-ciri keracunan makanan

Beberapa orang akan mengalami demam ketika terkena keracunan makanan.




Demam ini terjadi karena efek dari peradangan di dalam tubuh karena sistem imun sedang aktif melawan bakteri.

Di sisi lain, hilangnya cairan tubuh berlebihan karena diare atau muntah dapat menyebabkan suhu tubuh menurun dan membuat penderita mengalami hipotermia.

5. Sakit Kepala

Sakit kepala biasanya muncul setelah kamu merasakan demam tinggi.

Selain demam, sakit kepala juga dapat terjadi karena kamu dehidrasi.

6. Ciri-ciri Keracunan Makanan Badan Lemas

Gejala keracunan makanan seperti sakit kepala, diare, muntah, dan lain sebagainya dapat membuat badanmu menjadi lemas.

Hal ini terjadi karena kadar elektrolit tubuh yang berfungsi untuk membantu otot tubuh bekerja dengan normal hilang oleh diare dan muntah.

7. Nafsu Makan Hilang

nafsu makan hilang karena keracunan makanan

Penderita keracunan makanan biasanya akan mengalami kehilangan nafsu makan.

Hal ini terjadi karena sistem daya tahan tubuh sedang melawan infeksi yang sedang menyerang tubuh.

8. Tubuh Menggigil

Demam dan hipotermia ketika keracunan makanan dapat membuat tubuh menggigil.

9. Ciri-ciri Keracunan Makanan Sakit Otot

sakit otot akibat keracunan

Rasa sakit otot akan muncul karena sistem imun tubuh yang aktif menyebabkan peradangan pada otot.

Saat proses ini berlangsung, tubuh akan mengeluarkan histamine atau senyawa kimia yang membuat tubuh memproduksi sel darah putih lebih banyak untuk melawan infeksi.

Hal tersebut membuat penderita keracunan menjadi lebih sensitif pada rasa sakit.

Baca Juga:

Pantas Dilarang Pemerintah, Ternyata Ini 5 Bahaya Minyak Goreng Curah bagi Kesehatan!

Pengobatan Keracunan Makanan

Biasanya keracunan makanan tidak memerlukan penanganan khusus karena gejala akan hilang dengan sendirinya selama beberapa hari.

Namun, bagi penderita yang mengalami diare dan muntah hingga kehilangan cairan, mereka perlu mendapatkan asupan cairan tambahan menggunakan infus.

Cara untuk mengatasi keracunan makanan di rumah adalah dengan menambah asupan cairan dan elektolit untuk mengganti cairan yang hilang akibat diare dan muntah.

Hindari juga makanan yang dapat mengiritasi lambung seperti kopi, alkohol, makanan pedas dan berlemak.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Sahabat 99!

Nantikan artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari sewa ruko yang murah?

Pastikan untuk mencarinya lewat 99.co/id!




Shafira Chairunnisa

Penulis 99.co Indonesia
Follow Me:

Related Posts