Berita Ragam

3 Cara Stek Tanaman dengan Menggunakan Batang, Daun, hingga Akar. Mudah!

3 menit

Ingin mengembangbiakkan tanaman di rumah tanpa benih atau biji? Kamu bisa coba melakukan budidaya dengan metode vegetatif berupa teknik stek. Berikut beberapa cara stek tanaman yang bisa kamu lakukan!

Metode pengembangbiakan vegetatif memungkinkanmu mendapat tanaman baru tanpa perkawinan.

Artinya, kamu tidak perlu menanam benih ataupun biji, tetapi bisa memanfaatkan bagian tanaman lainnya.

Misalnya saja batang, akar, dan daun yang memiliki sifat totipotensi atau mampu memperbanyak diri dan berkembang menjadi tanaman utuh.

Untuk lebih jelasnya, berikut berbagai cara stek tanaman yang bisa kamu lakukan!

Cara Stek Tanaman dengan Batang

cara stek batang tanaman

Sumber: youtube.com/Ricardo Telenotícias

Pertama, ada metode stek batang yang dilakukan dengan menggunakan potongan batang yang mimiliki ruas-ruas atau mata.

Jika dilihat sekilas, metode ini mirip dengan cara mencangkok tanaman.

Akan tetapi, pada stek batang kamu harus memotong batang yang sudah tua, bukan melukai batangnya.

Selain itu, pastikan batang memiliki banyak ruas di permukaannya agar akar baru lebih mudah tumbuh.

Ada empat jenis stek batang yang bisa kamu lakukan, yakni sebagai berikut:

  • Stek batang kayu keras/hardwood, dengan menggunakan cabang yang ada dalam kondisi dorman.
  • Batang kayu setengah keras/semi-hardwood, digunakan untuk tanaman berdaun lebar seperti tanaman hias dan buah.
  • Stek batang berkayu lunak/softwood, untuk tanaman dengan kandungan air yang tinggi seperti sukulen.
  • Tanaman herba/herbaceous, untuk tanaman dengan kandungan air tinggi dan lunak seperti bunga krisan.

1. Tahap Pemotongan dalam Cara Stek Batang Tanaman

Untuk melakukan stek batang kamu harus mengambil bagian batang yang sudah cukup tua.

Lakukan pemotongan di pagi hari, agar saat persemaian tanaman langsung mendapat sinar matahari.

Kemudian, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Pilih batang dengan diameter satu sentimeter dan berdaun hijau tua.
  • Pastikan batang memiliki 3-4 mata tunas dan potong sekitar 10-15 cm.
  • Jarak potong harus 0,5 cm di atas mata tunas paling bawah dan 1 sentimete dari mata tunas paling atas.
  • Pastikan memotongnya dengan bentuk runcing agar mudah ditancapkan.

2. Tahap Persemaian pada Metode Stek Batang

Setelah dipotong, rendam 2 cm ujung bawah batang dalam hormon auksin selama 5 detik.

Setelah itu, siapkan ember atau per besar berisi tanah gembur dan pasir.

Tancapkan batang ke media semai dengan posisi tegak dan siram secara teratur.

Jika akar tanaman sudah tumbuh dengan baik, kamu bisa memindahkannya ke lokasi akhir.

Biasanya proses ini membutuhkan waktu dua minggu dari penyemaian pertama.

Cara Stek Tanaman dengan Akar

cara stek akar tanaman

Sumber: gardenersworld.com

1. Tahap Pemotongan dalam Cara Stek Akar Tanaman

Selanjutnya, ada metode stek akar untuk jenis tanaman dengan akar menjalar seperti stroberi dan daun mint.

Jika kamu tertarik menanam stroberi di rumah, sebaiknya gunakan cara ini daripada memulainya dari benih.

Berikut langkah awal stek akar yang bisa kamu lakukan:

  • Potong akar yang merambat jauh dari tanaman induk, pilih yang berdiameter 1 cm dengan panjang 5-10 cm.
  • Pastikan akar dalam kondisi sempurna, tidak ada bagian yang tergores maupun patah.
  • Bersihkan tanah yang menempel pada akar secara perlahan agar tidak merusaknya.
  • Rendam dengan pupuk ZPT agar tunas baru lebih cepat tumbuh.

2. Tahap Penyemaian pada Metode Stek Akar

Setelah 30 menit, kamu bisa mengeluarkan akar dari pupuk dan melakukan penanaman ulang.



Ikuti tahapan cara stek tanaman dari akar di bawah ini:

  • Isi pot dengan media semai dan buat lubang sesuai dengan ukuran akar.
  • Masukkan akar ke dalam lubang lalu timbun kembali dengan tanah.
  • Tutup bagian atas pot dengan plastik untuk menjaga kelembapan media tanam.
  • Siram pot dengan air dan pupuk organik secara rutin dan tunggu hingga akar mengeluarkan tunas baru.
  • Tunas baru ini bisa berupa bintil dan nantinya akan berubah menjadi kalus.

Sebagai catatan, proses penyemaian ini membutuhkan waktu sekitar 28 hari.

Cara Stek Tanaman dengan Daun

pembiakan vegetatif dengan daun

Sumber: ingrijireaflorilor.ro

1. Cara Stek Menggunakan Daun Tanaman

Beberapa tanaman cenderung lebih cocok untuk kamu kembangbiakkan dengan metode stek daun.

Misalnya saja cocor bebek, kaktus, atau lidah buaya yang bagian daunnya besar dan kuat.

Bahan yang perlu kamu ambil adalah daun yang sudah tua tapi masih berwarna hijau segar.

Kamu bisa memotong hanya daunnya saja atau bersama dengan tangkai di bawahnya agar akar baru lebih mudah tumbuh.

Setelah memotongnya, bagian bawah daun perlu kamu rendam terlebih dahulu dalam larutan auksin dengan rasio 100-200 cc per liter air.

2. Tahap Persemaian pada Metode Stek Daun

Untuk melakukan penyemaian, ikutilah langkah-langkah berikut:

  • Siapkan pot dengan lubang di dasarnya dan berisi campuran tanah serta pupuk kandang.
  • Pastikan untuk mengisi hanya 3/4 wadah dan gunakan satu tempat hanya untuk satu daun.
  • Tancapkan potongan daun ke dalam wadah, lalu tutup dengan plastik berlubang
  • Simpan wadah di tempat teduh dan siram dengan teratur hingga akar tumbuh.

Biasanya, tahap ini akan memakan waktu 3 minggu tapi kamu perlu menunggu hingga 3-5 bulan untuk memindahkannya ke lokasi tanam akhir.

3. Stek Daun Tanpa Tangkai

Bagaimana jika daun tanaman tidak memiliki tangkai?

Kondisi ini akan kamu temukan pada tanaman seperti lidah mertua atau lidah buaya.

Tenang saja, kamu masih tetap bisa melakukan cara stek tanaman dari daun, kok.

Berikut tahapannya:

  • Ambil daun yang sehat, potong menjadi beberapa bagian, masing-masing dengan vena utama.
  • Pastikan posisi daun benar, bagian yang kamu potong berada di bawah agar ia bisa tumbuh.
  • Tanam ujung bawah setiap bagian sekitar 10 mm di media tanam.
  • Tempatkan di lingkungan lembap yang hangat.

Nantinya, akar akan berkembang di dasar daun hingga kuncup terbentuk.

FAQ

Apa saja yang bisa di stek batang?

Tanaman yang dapat kamu budidayakan dengan teknik stek batang adalah tumbuhan dengan batang yang keras.

Beberapa contohnya adalah sukun, singkong, lengkeng, delima, cabai, tomat, dan tumbuhan lainnya.

Stek daun tanaman apa saja?

Contoh tanaman yang bisa kamu perbanyak dengan stek daun adalah cocor bebek, sukulen, lidah buaya, dan lidah mertua.

Tanaman apa yang mudah di stek?

Jenis tanaman yang mudah untuk kamu stek adalah rosemary, mawar, lavender, thyme, aster, cocor bebak, dan lainnya.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, Property People.

Simak berbagai informasi menarik lainnya hanya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi juga Berita.99.co untuk mendapatkan berita ter-update!

Kamu sedang berburu rumah impian?

Tenang saja, mencari rumah bisa #segampang itu bersama www.99.co/id!




Hanifah

Hanifah adalah seorang penulis di 99 Group sejak tahun 2020. Lulusan Jurnalistik UNPAD ini fokus menulis tentang properti, gaya hidup, marketing, hingga teknologi. Di waktu senggang, ia senang menghabiskan waktu untuk kegiatan crafting dan membaca.
Follow Me:

Related Posts