Berita Ragam

5 Cara Menolak Tawaran Kerja yang Sopan dan Baik. Terlihat Profesional!

2 menit

Cara menolak tawaran kerja tak boleh dilakukan sembarangan. Sebab secara tak langsung, hal itu bisa memengaruhi citra diri di mata perusahaan.

Siapa yang tak senang ketika menerima tawaran kerja, apalagi tawaran tersebut berasal dari perusahaan impian?

Namun ternyata, apa jadinya bila tawaran yang datang tak sesuai dengan ekspektasi?

Bisa karena posisi yang ditawarkan tidak cocok dengan kemampuan hingga gaji yang tak sesuai harapan.

Bila sudah begitu, kamu pasti akan ragu dan cenderung ingin menolak tawaran pekerjaan itu.

Nah, andai kamu ingin menolak tawaran kerja karena berbagai hal, jangan dilakukan sembarangan.

Pasalnya, cara menolak tawaran kerja secara tak langsung bisa memengaruhi citra diri di mata perusahaan.

Bisa-bisa kamu dimasukkan ke dalam ‘daftar hitam’, jika cara penolakannya sembrono.

Lalu, bagaimanakah cara menolak tawaran kerja yang sopan dan baik tersebut?

Untuk mengetahui cara selengkapnya, langsung simak artikel ini!

5 Cara Menolak Tawaran Kerja yang Sopan dan Baik

cara menolak tawaran kerja yang sopan

1. Lekas Memberikan Jawaban

Cara menolak tawaran kerja yang baik pertama, ialah segera memberikan jawaban.

Hal ini agar recruiter atau HR mendapat kepastian.

Jangan sampai kamu justru menunda atau bahkan tak memberikan kabar sama sekali.

Memang benar setiap tawaran pekerjaan mesti dipertimbangkan dengan matang-matang.

Akan tetapi, cobalah untuk memberikan tenggat waktu untuk memberikan kepastian.

Lebih penting, kamu wajib menepati tenggat waktu tersebut.

Makin cepat HR mendapat kepastian, makin cepat mereka segera mencari kendidat baru.

2. Ungkapkan Rasa Terima Kasih

Kemudian kedua, ungkapkan rasa terima kasih dan sampaikan jika kamu sangat menghargai atas tawaran yang diberikan.

Ucapan terima kasih akan membuat kamu tampak profesional dan sopan.

3. Berikan Alasan yang Konkret dan Jelas

Lalu cara menolak tawaran kerja yaitu dengan memberikan alasan yang konkret dan jelas.

Jangan justru memberikan alasan yang bertele-tele dan abstrak.




Namun alasan tak serta merta harus rinci, langsung saja ke inti alasan.

Misalnya jika pekerjaan yang ditawarkan tak sesuai dengan kemampuan atau tujuan karier di masa depan…

Ungkapkanlah dengan kalimat yang jelas.

4. Gunakan Format yang Formal

Seperti saat melamar pekerjaan, saat menolak pun kamu harus menggunakan format yang formal.

Gunakan juga kalimat yang baik, ringkas, dan jelas.

5. Ungkap Harapan di Masa Depan

Walau menolak penawaran kerja, tapi cobalah tulis, bila di masa depan, tak menutup kemungkinan kamu dan perusahaan dapat bekerja sama.

Ungkapan ini menyiratkan, jika kamu masih tak menutup kemungkinan bisa bekerja di sana.

Contoh Menolak Tawaran Kerja

Setelah mengetahui cara menolak tawaran kerja, berikutnya akan ada contoh kalimatnya.

Contoh berikut bisa kamu gunakan sebagai gambaran besarnya saja.

Dear HRD,

Terima kasih atas penawaran yang sudah ibu/bapak berikan. Saya sangat menghargai tawaran tersebut.

Saya melihat perusahaan Ibu/Bapak mempunyai progres yang cemerlang di masa depan dan saya sangat terkesan.

Namun setelah mempertimbangkan berbagai hal, saya belum bisa menerima pekerjaan yang diberikan.

Alasannya karena posisi yang ditawarkan tak sesuai dengan lamaran yang saja ajukan di awal, sehingga saya merasa tidak cocok dengan posisi tersebut.

Namun, masa depan tidak ada yang tahu, tak menutup kemungkinan di waktu yang akan datang, saya bisa bekerja sama dengan perusahaan ibu/bapak jika ada posisi yang sesuai dengan kemampuan saya.

Sekali lagi terima kasih atas tawarannya. Semoga perusahaan Ibu/Bapak kian sukses.

Terima kasih juga atas atensinya.

Hormat saya.

Budi Hermawan,

***

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Baca artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Dapatkan hunian terbaik serta kebutuhan properti lainnya hanya di www.99.co/id dan rumah123.com.

Salah satunya contohnya adalah Royal Clove Kolonel Masturi sebuah rumah idaman di daerah Cimahi.

Cek sekarang karena kami selalu #AdaBuatKamu!




Insan Fazrul

Penulis 99.co Indonesia. Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, melanjutkan karier sebagai penulis lepas yang fokus dengan tema gaya hidup dan sepak bola. Kini, sepenuhnya menulis di Blog 99.co Indonesia dengan banyak membahas seputar properti, khususnya desain rumah.
Follow Me:

Related Posts