Rumah Tips & Trik

Penting! Ini 5 Cara Menggunakan APAR di Rumah Sesuai Prosedur

3 menit

Sudahkah kamu tahu cara menggunakan APAR? Kalau belum, pelajari caranya agar bisa memadamkan api kebakaran dengan mudah.

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil.

Melihat fungsinya, alat ini merupakan alat penting yang sebaiknya tersedia di rumah.

Oleh karena itu, setiap orang pun harus tahu bagaimana cara menggunakan APAR yang benar sesuai dengan prosedur.

Ingin tahu caranya? Simak penjelasan berikut ini, yuk!

Cara Menggunakan APAR Sesuai Prosedur

1. Cara Alat Pemadam Api Bekerja

komponen tabung pemadam

sumber: whatispiping.com

Sebelum mengetahui bagaimana cara menggunakan APAR, ketahui dulu unsur-unsur pembentuk api:

  • Bahan bakar, bisa berbentuk padat (kertas, kayu, kain), cair (bensin, minyak tanah), dan gas (LPG, LNG).
  • Oksigen (O2) merupakan salah satu unsur udara yang juga bisa menjadi unsur terbentuknya api.
  • Sumber panas, baik berasal dari mekanik, listrik, kimia, atau lainnya. Sumber panas dapat meningkatkan suhu bahan bakar hingga membentuk api.

Tiga unsur tersebut sangat mempengaruhi proses terbentuknya api. Jadi apabila salah satu unsurnya dapat dihilangkan, maka api dapat dipadamkan.

Hal inilah yang menjadi prinsip dasar cara pemadaman api, termasuk dengan menggunakan APAR.

Saat APAR disemprotkan ke api, maka bahan yang terkandung di dalamnya dapat mengurangi salah satu unsur pembentuk api.

2. Tipe Tabung Pemadam Kebakaran

jenis tabung pemadam

sumber: northlandfire.com

Agar bisa memadamkan api secara efektif, gunakan tipe tabung yang sesuai dengan tipe api yang dihadapi.

Tipe api terbagi menjadi empat jenis sebagai berikut:

  • Kelas A, yakni tipe kebakaran yang terjadi pada kertas, kayu, karet, kain, peralatan rumah tangga pada umumnya, dan lain sebagainya.
  • Kelas B, yaitu tipe kebakaran yang terjadi pada bahan bakar seperti bensin, minyak tanah, oli, dan lain sebagainya.
  • Kelas C, yaitu tipe kebakaran listrik seperti pada benda-benda elektronik, kabel, komputer TV, dan lain-lain.
  • Kelas D, yaitu tipe kebakaran yang terjadi pada bahan-bahan logam, metal, titanium, dan sodium.

Memahami tipe api kebakaran sangatlah penting, sebab tipe tabung yang berbeda memiliki isi yang berbeda pula.

Untuk kebutuhan rumah tangga, pilihlah tabung yang bisa mengatasi tipe api kebakaran kelas A dan C.




Sedangkan untuk kendaraan, gunakan tabung yang bisa mengatasi tipe api kebakaran kelas B dan C.

3. Cara Menggunakan APAR

apar pass

sumber: tonataindonesia.com

Kalau sudah mengetahui bagaimana cara kerja APAR dan cara memilih tabung yang tepat, maka sekarang saatnya mengetahui bagaimana cara kerja APAR.

Prosedur penggunaan APAR umumnya dikenal dengan singkatan PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), berikut penjelasan lengkapnya:

  • Pull

Tarik pin pengaman pada APAR. Saat menarik pin tersebut, jangan sampai menekan pegangan APAR karena akan membuat kamu kesulitan melepasnya.

  • Aim

Bidik ke bagian dasar api dan pastikan posisi tabung berdiri tegak lurus.

  • Squeeze

Tekan terus pegangan APAR hingga api berhasil dipadamkan atau isi tabungnya habis.

  • Sweep

Gerakkan nozel atau mulut pipa dengan gerakan menyapu dari dari sisi ke sisi.

4. Aspek Penting dalam Memadamkan Api

Dalam pemadaman api, ada beberapa aspek yang perlu dipahami. Berikut aspej-aspek pentingnya:

  • Padamkan api secara mandiri atau memanggil petugas pemadam kebakaran
  • Jangan menyemprot api berlawanan dengan arah angin
  • Jarak yang ideal saat memadamkan api adalah 1-1,5 meter
  • Selalu perhatikan jenis benda yang terbakar untuk memperkirakan risiko

5. Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan APAR

Selain memahami aspek penting dalam memadamkan api, pahami juga kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat menggunakan APAR:

  • Kesalahan dalam membawa tabung

Bawa tabung dengan cara ditenteng. Namun untuk tabung berukuran besar, bawalah dengan cara dipanggul.

  • Kesalahan dalam menarik pin

Jangan menarik pin pengaman sembari menekan pegangan APAR karena pin akan sulit dilepaskan.

  • Kesalahan dalam memegang selang

Pegang selang pada bagian ujung, bukan pada bagian tengah.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Cianjur Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts