Rumah Tips & Trik

Cara Mencuci Bed Cover yang Benar supaya Bersih dan Wangi. Kotoran 100% Rontok!

3 menit

Supaya bed cover tetap nyaman kamu gunakan saat tidur, kamu harus membersihkannya secara rutin. Maka dari itu, kamu harus tahu cara mencuci bed cover yang benar agar selalu bersih total.

Jika enggan menggunakan selimut berbulu sebagai penghangat di malam hari, kita bisa menggunakan bed cover.

Permukaannya yang halus dan lembut tentu membuat kita nyaman saat tidur di malam hari.

Namun, jika bed cover kita gunakan setiap hari tanpa dicuci, pasti akan kotor oleh debu dan menjadi bau.

Kalau sudah begitu, pasti kita juga tidak nyaman lagi menggunakannya saat tidur, dong!

Maka dari itu, kita harus secara rutin mencucinya agar tetap bersih dan wangi.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan cara mencucinya agar debu yang menempel bisa hilang total dari bed cover.

Supaya tidur nyaman setiap hari, yuk kita praktikkan cara mencuci bed cover yang benar berikut ini!

Cara Mencuci Bed Cover yang Benar

1. Rendam dalam Air Panas

cara mencuci bed cover dengan merendamnya

Pertama, pisahkanlah terlebih dulu bed cover dan sprei karena dua jenis kain ini harus dicuci dengan cara yang bereda.

Selain itu, pemisahan ini juga berguna untuk menghindarkan bed cover dari lunturan cat warna kain lainnya.

Kemudian, rendamlah bed cover dalam air panas selama 30 menit.

Perendaman ini ditujukan agar kotoran yang menempel pada bed cover luntur dan mudah dibersihkan.

2. Kucek dan Sikat

mengucek kain

sumber: bro-in.com

Sebelum memasukkan bed cover ke mesin cuci, kuceklah terlebih dulu bed cover milikmu.

Hal ini dilakukan untuk membersihkan noda yang belum dilunturkan air panas.

Jika noda masih membandel, sikatlah menggunakan sikat khusus mencuci pakaian.

3. Masukkan ke dalam Mesin Cuci

cara mencuci bed cover dengan mesin cuci

Setelah mengucek, masukkanlah bed cover ke mesin cuci.

Lalu, jangan lupa masukkanlah deterjen secukupnya agar bed cover bersih dan wangi.

Saat memasukkan bed cover ke mesin cuci, pisahkan dengan kain lainnya ya!

Selain mencegah terkena lunturan kain lainnya, dacron di dalam bed cover juga bisa menjadi tidak beraturan.

Kalau sudah begitu, bentuk bed cover kamu juga menjadi tidak bagus lagi.




Pemisahan ini juga berguna untuk mencegah pakaian lainnya terlilit di dalam mesin cuci, mengingat ukuran bed cover sangat besar.

4. Jangan Jemur Sembarangan!

menjemur kain

sumber: Unsplash.com/Jason Briscoe

Supaya teksturnya tidak menjadi kasar, setelah mencuci sebaiknya jangan langsung dijemur di bawah sinar matahari ya!

Lebih baik kamu mengeringkannya di mesin cuci.

Kemudian gantungkan bed cover di jemuran yang berada di bawah atap kanopi.

Hal ini ditujukan untuk menghindarkan bed cover dari sinar matahari secara langsung tapi masih terkena angin dan panas agar bisa kering.

5. Cara Menyetrika Bed Cover

cara menyetrika bed cover

sumber: Freepik.com/wayhomestudio

Salah satu kesalahan saat mencuci bed cover adalah kita memperlakukannya seperti jenis kainnya lainnya, termasuk dengan menyetrikanya.

Padahal, bed cover berisi dacron agar teksturnya menjadi empuk.

Jika bed cover kita setrika seperti pakaian lainnya, bentuk bisa menjadi kempis dan tidak empuk seperti pertama kali kita beli.

Namun, bila merasa terganggu dengan kekusutan bed cover, kamu bisa menyetrikanya dengan suhu rendah agar dacron tidak mengempis.

6. Menata Bed Cover

cara mencuci bed cover

sumber: Freepik.com/rawpixel.com

Supaya kamar tidur tertata rapi, lapisilah permukaan tempat tidur dengan bed cover.

Namun, bila sedang tidak digunakan, lipatlah kembali bed cover dan simpan di lemari.

Jangan lupa untuk mencuci bed cover yang telah dipakai setidaknya sebulan sekali ya!

***

Itulah cara mencuci bed cover yang benar agar tetap bersih dan wangi.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari apartemen di Jakarta Barat, bisa jadi Aerium Apartment adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts