Rumah Tips & Trik

7 Cara Menanam Markisa di Halaman Rumah. Mudah untuk Pemula!

2 menit

Cara menanam markisa di halaman rumah sangat mudah dipraktikkan, bahkan untuk pemula. Apakah kamu tertarik untuk menanam markisa di rumah? Pelajari cara menanam markisa, yuk!

Markisa adalah buah yang berasal dari daerah tropis Amerika Selatan, yakni Brazil, Venezuela, Kolombia, dan Peru.

Ada banyak spesies markisa di dunia yang memiliki warna berbeda-beda.

Di Indonesia sendiri, spesies markisa yang paling populer adalah markisa ungu dan kuning.

Pohon markisa tumbuh tidak terlalu besar dan tumbuh dengan cara merambat.

Oleh karena itu, pohon markisa sangat cocok ditanam di halaman rumah.

Berikut ini cara menanam markisa yang bisa kamu pelajari…

Cara Menanam Markisa di Halaman Rumah

1. Siapkan Benih Pohon Markisa

markisa kuning

sumber: alodokter.com

Ada dua cara termudah untuk mendapatkan benih pohon markisa, yakni membuat benih sendiri atau membeli benih di toko pertanian.

Jika ingin membuat benih sendiri, ambil biji markisa langsung dari buahnya, bersihkan pulp yang menempel, dan cuci hingga bersih.

Taruh biji tersebut di atas tisu dan keringkan di bawah sinar matahari selama sehari penuh.

Setelah itu, simpan biji dalam wadah tertutup dan simpan di dalam suhu kamar.

Sedangkan jika tidak ingin repot-repot membuat benih sendiri, sebaiknya kamu membeli bibit pohon markisa siap tanam di toko pertanian.

2. Siapkan Alat dan Bahan

Untuk menunjang kesuksesan cara menanam markisa di halaman rumah, ada beberapa alat dan bahan yang perlu kamu siapkan:

  • Pot kecil/polybag
  • Tanah gembur
  • Sekam padi
  • Pupuk kandang

3. Semai Benih Menjadi Bibit Tanaman

Apabila kamu memilih membuat bibit sendiri, pahami dengan benar cara menyemai benih menjadi bibit ini.

Campurkan tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

Masukkan campuran tersebut ke dalam pot atau polybag, lalu buat satu lubang tanam.

Masukkan dua sampai tiga benih ke dalamnya, ratakan tanah, kemudian siram secukupnya dengan air.

Simpan media semai yang sudah diisi benih markisa di dalam rumah dan sebaiknya usahakan tidak terkena sinar matahari.

Siram benih tersebut satu kali sehari setiap sore hari.




Setelah itu, tunggu sampai bibit mulai tumbuh tunas dan daun kecil berjumlah delapan helai.

Jika sudah tumbuh dua hal tersebut, maka bibit sudah siap dipindahkan.

4. Siapkan Lahan untuk Menanam Pohon Markisa

Siapkan lahan berukuran 25 x 25 cm untuk menanam pohon markisa.

Buatlah satu lubang di bagian tengahnya dengan kedalaman 30 cm, lalu tancapkan satu tiang (bisa dari bambu) di dekat lubang sebagai media rambat bibit markisa.

5. Pindahkan Bibit

Sebelum memindahkan bibit markisa ke dalam lubang tanam, tambahkan campuran tanah, sekam, dan pupuk kandang setinggi ⅔ lubang tanam atau sekitar 20 cm.

Lepas bibit dari pot atau polybag dan usahakan jangan sampai ada bagian akar yang terputus.

Pindahkan bibit ke lubang tanam dan ratakan tanahnya.

Jika sudah dipindahkan, beri ikatan longgar antara bibit dengan tiang yang dipasang di dekatnya.

Siram air secukupnya, lalu bersihkan gulma yang ada di sekitar bibit.

6. Perawatan

Perawatan bibit markisa sangatlah mudah, cukup siram setiap hari saat pagi dan sore, lalu bersihkan gulma yang ada di sekitarnya.

Untuk peremajaan, pangkas batang tanaman yang keluar dari jalur tiang rambat.

Salah satu tanda pohon markisa tumbuh baik adalah tumbuh bunga pada usia empat bulan.

Pemupukan bisa dilakukan setiap empat bulan sekali, paling baik saat bulan November dan Mei.

Selain itu, jangan lupa untuk membasmi hama dan penyakit dengan menggunakan insektisida.

7. Panen

buah markisa

sumber: tokotanaman.com

Setelah tumbuh bunga pada usia empat bulan, di usia lima bulan biasanya sudah mulai tumbuh buah.

Buah tersebut akan matang pada usia sembilan bulan.

Ciri-ciri buah markisa yang sudah siap dipanen adalah memiliki warna kulit kuning atau ungu tergantung dari spesies yang ditanam, tekstur buah lunak dan empuk, serta aromanya cukup kuat.

Panen buah markisa dengan cara memetiknya langsung atau digunting, namun lebih baik memotong dengan menyisakan sedikit bagian tangkainya untuk peremajaan.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Cianjur Kota?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts