Rumah Tips & Trik

8 Cara Menanam Jambu di Pot dengan Mudah dan Pasti Berbuah Banyak. 100% Terjamin Tumbuh!

3 menit

Tahukah kamu bahwa jambu air ternyata dapat kamu tanam di dalam pot? Ada caranya, lo! Penasaran seperti apa caranya? Simak cara menanam jambu di pot dengan mudah di sini!

Umumnya, masyarakat Indonesia menanam jambu langsung di tanah karena pohonnya yang besar.

Namun, ternyata jambu air adalah tanaman yang terkenal sebagai tabulampot atau tanaman buah yang dapat ditanam di dalam pot, lo!

Jangan salah! Meskipun ditanam di dalam pot, tanaman ini mudah berbuah dan memiliki buah yang enak dan manis.

Selain itu, karena ditanam di pot, tanaman menjadi berukuran lebih kecil dan perawatannya menjadi lebih mudah dibandingkan ketika ditanam di tanah.

Tertarik untuk menanam jambu air di pot?

Simak saja cara menanam jambu di pot dengan mudah di bawah ini!

Cara Menanam Jambu di Pot dengan Mudah

cara menanam jambu di pot

sumber: kampustani.com

1. Peralatan dan Perlengkapan

Hal pertama yang harus kamu siapkan ketika menanam jambu di pot adalah peralatan dan perlengkapan.

Pertama, siapkan pot yang memiliki ukuran yang sesuai dengan ukuran benih jambu air yang kamu pilih.

Jika bibit jambu berukuran kecil, pilih pot yang berukuran kecil, kemudian ganti ukuran pot seiring membesarnya tanaman jambu.

Hal penting yang harus diperhatikan adalah pilih pot yang memiliki lubang pada dasar pot agar akar tidak terendam ketika disiram.

Pastikan juga terdapat alas atau kaki yang memisahkan pot dengan tanah untuk mempermudah drainase juga menjaga akar tanaman tidak menembus tanah.

2. Tahap Penanaman Jambu di Pot

tahap penanam jambu air di pot

Cara menanam jambu di pot cukup mudah, hal yang harus kamu lakukan adalah meletakkan pecahan genting atau stirofoam pada dasar pot untuk menahan media tanam.

Kemudian, masukkan media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Jika tanah memiliki tingkat keasaman yang tinggi, gunakan kapur pertanian atau dolomit untuk menetralkannya.

Masukkan media tanam sampai setengah tinggi pot, kemudian masukkan bibit jambu air unggul pada pot.

Pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman untuk mengurangi penguapan.

Letakkan tanaman di tengah pot dengan tegak, lalu timbun dengan media tanam sampai pangkal batang.

Padatkan media tanam, kemudian siram tanaman dengan air dan letakkan di tempat yang teduh.

3. Pemupukan

Ketika tanaman telah memasuki fase generatif, kamu dapat memberikan pupuk kandang.

Pemberian pupuk kandang dapat dilakukan setiap 2 hingga 2,5 bulan sekali pada musim hujan atau 3 bulan sekali pada musim kemarau.




Lakukan pemupukan secara rutin agar tanaman terus berbuah sepanjang tahun.

4. Pengendalian Hama dan Penyakit

pencabutan gulma dari tanaman

Pengendalian hama dan penyakit tanaman jambu air cukup mudah.

Kamu hanya perlu menjaga kebersihan tanaman dan kebun dari gulma dan semak belukar.

Ketika tanaman mulai berbuah, lindungi buah menggunakan plastik atau jaring pelindung agar lalat buah tidak hinggap ke pohon.

5. Pemangkasan Jambu

Setiap muncul tunas baru di pot, segera lakukan pemangkasan tanaman.

Caranya mudah, cukup rontokkan daun hingga yang tersisa hanyalah empat lembar daun dan pucuknya di setiap ranting.

Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat respirasi pada tanaman jambu air.

6. Pemberian Pupuk ZPT

cara menanam jambu di pot penyiraman zpt

Ketika tanaman sudah berumur 1 tahun, berikan hormon ZPT pada jambu.

Pastikan dosis yang diberikan sudah sesuai dengan kemasan, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

7. Penyiraman

Lakukan penyiraman tanaman jambu air dalam pot dengan rutin.

Penyiraman dapat dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari di musim kemarau.

Ketika musim hujan tiba, kamu hanya perlu menyiram tanaman ketika media tanam terlihat kering saja.

8. Pemindahan Pot

menyiram tanaman jambu

Jika tanaman sudah berumur 1 tahun, pertumbuhan tanaman di dalam pot akan mulai terhambat.

Ketika ini terjadi, lakukan repotting atau pemindahan pot ke pot yang berukuran lebih besar.

Repotting dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman dari pot kemudian lakukan pemangkasan akar.

Potong juga bagian bawah dan sisi samping tanaman setebal 12-15 cm secara melingkar, kemudian masukkan tanaman ke dalam pot yang baru.

***

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu, Sahabat 99!

Simak juga artikel menarik lainnya hanya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Jakarta? Bisa jadi Sedayu City adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Shafira Chairunnisa

Penulis 99.co Indonesia
Follow Me:

Related Posts