Rumah Tips & Trik

9 Cara Memelihara Ikan Koi yang Benar untuk Pemula. Penting, Dijamin Panjang Umur!

3 menit

Memiliki kolam ikan koi di rumah memang tampak mengasyikkan. Namun, pastikan kamu sudah tau cara memelihara ikan koi yang benar sebelum membelinya, ya. Jika masih bingung, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Koi merupakan ikan hias dari Jepang yang sangat popular di kalangan pencinta ikan.

Ikan satu ini memiliki estetika keindahan yang tiada duanya.

Tidak hanya itu, setiap ikan tampak unik dengan ragam motif dan corak yang berbeda.

Tertarik untuk memeliharanya di rumah?

Kalau begitu, simak dahulu cara memelihara ikan koi yang benar untuk pemula berikut ini, ya.

10 Cara Memelihara Ikan Koi untuk Pemula

1. Pilih Kolam Ikan Koi yang Tepat

Cara merawat ikan koi pertama adalah menyediakan kolam ikan yang ideal.

Kamu bisa menggunakan material apapun untuk membuat kolam, tetapi pastikan kedalaman minimalnya adalah 50 cm.

Akan lebih baik jika kamu membuatnya hingga 1 meter agar dapat menampung air sebanyak 1100 liter untuk setiap ikan.

Sementara untuk lebar kolam tidak ada ukuran pasti, cukup pastikan ikan koi memiliki ruang gerak yang cukup.

Dengan begitu ia dapat tumbuh dengan sehat hingga dewasa.

2. Gunakan Air Bersih untuk Mengisi Kolam

cara memelihara ikan koi

Untuk pengisian kolam di awal, jangan langsung memasukkan ikan koi bersama air.

Rendam terlebih dahulu kolam selama beberapa hari sebelum mengisinya dengan ikan hias air tawar satu ini.

Ini penting untuk meminimalisir risiko ikan mati akibat senyawa kimia yang mungkin menempel di permukaan kolam.

Setelah kurang lebih seminggu, kuras air rendaman kolam dan ganti dengan air baru.

Lalu, uji kondisinya dengan meletakkan satu ikan terlebih dahulu.

Apabila ikan tersebut masih hidup dalam waktu 24 jam, barulah masukkan ikan lainnya satu persatu.

3. Pasang Filter Air di Kolam Ikan Koi

Pemasangan filter air merupakan salah satu hal krusial dalam cara merawat ikan koi.

Filter air akan membantu menjaga kualitas air di dalam kolam ikan milikmu.

Alat ini dapat menyaring kotoran halus dan mengurai racun ammonia sisa proses pencernaan ikan.

Selain itu, perhatikan juga derajat keasaman dan kadar oksigen terlarut dalam air kolam.

Derajat keasamaan air yang ideal untuk budidaya ikan koi adalah pH 6,5—8,0.

Sementara kadar oksigen terlarut minimum adalah 5 miligram per liter.

Apabila kurang atau dari itu, ikan koi rawan keracunan serta kehilangan nyawanya.

4. Beli Bibit Ikan Koi yang Sehat

ikan koi di kolam

Ketika memilih bibit ikan, jangan tergoda dengan harga yang murah.

Pastikan membeli ikan yang sehat agar ia memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi.

Ikan sehat hanya perlu waktu beberapa hari untuk menyesuaikan diri dengan kolam baru.

Sementara ikan yang tidak berkualitas, justru akan merepotkanmu atau bahkan mati.

5. Lengkapi Kolam dengan Tanaman Air

Cara merawat ikan koi berikutnya adalah melengkapi kolam dengan tanaman air.

Tanaman yang tumbuh di kolam bisa menjadi sumber nutrisi alami untuk ikan.

Misalnya saja seperti tanaman alga atau duckweed.

Selain itu, tanaman air juga akan menambah nilai estetika kolam ikan di rumah.

6. Memberi Pelet Berkualitas

pelet ikan

Sumber: jualikankoi.id

Cara memelihara ikan koi berikutnya, pastikan memberinya pelet berkualitas.




Pelet berkualita biasanya mengandung protein tinggi, yakni lebih dari 30 persen.

Namun, kandungan lemaknya rendah, hanya sekitar 5 persen saja.

Nah, sebelum memberikannya pada ikan, rendam dahulu pelet di air selama 30-60 detik.

Tujuannya agar pelet lebih mudah dicerna dan tidak menyumbat saluran pencernaan ikan.

7. Jangan Memberi Makan Terlalu Banyak dan Sering

Ingat, saluran pencernaan ikan koi termasuk pendek sehingga ia tidak dapat mencerna makanan dengan banyak dan cepat.

Beri makan dengan jumlah sedikit dalam satu waktu untuk mencegahnya kelebihan makanan.

Makanan yang berlebih bisa berakibat pada peningkatan ammonia di dalam kolam ikan.

Bingung menentukan takaran yang tepat?

Sebagai patokan, untuk kolam berukuran 1,5 meter persegi dengan populasi maksimal sebaiknya kamu menabur 100 gram pakan per hari.

8. Beri Ikan Koi Nutrisi Tambahan

Ada banyak sumber nutrisi tambahan yang bisa kamu berikan pada ikan koi.

Misalnya, kamu bisa memberi ikan koi pakan berupa udang kecil setiap dua minggu sekali.

Opsi lainnya, kamu juga bisa memberinya kacang polong, wortel, maupun selada.

Nutrisi tambahan ini akan membantu ikan tumbuh dengan baik di kolammu.

9. Pantau Temperatur Kolam dengan Teratur

kolam ikan koi berbunga

Jangan sepelekan perkara temperatur dalam cara merawat ikan koi, ya.

Ini termasuk elemen penting dalam perawatan koi, karena akan mempengaruhi metabolismenya.

Pada akhirnya, ini juga mempengaruhi kuantitas dan frekuensi pemberian pelet.

Jika suhu air hangat, metabolisme ikan akan meningkat sehingga kuantitas dan frekuensi pemberian pelet harus diturunkan.

Suhu ideal kolam ikan koi sendiri adalah kisaran 24-26 derajat celcius.

Ciri Ikan Koi yang Tidak Sehat

bibit ikan koi sehat

Sumber: ikansbola.blogspot.com

Tidak yakin ikan koi peliharaanmu tumbuh dengan baik?

Berikut beberapa patokan yang bisa kamu gunakan untuk menilainya:

  • Gerak renang ikan lincah dan bersemangat di dalam kolam.
  • Tidak ada ikan yang menyendiri dan terpisah dari kawanan.
  • Nafsu makannya tinggi, bisa kamu cek dengan menjatuhkan pelet di dekatnya

Apabila ikan tidak menunjukkan tanda-tanda ini, segera pisahkan dari ikan lain hingga kondisinya membaik.

Lakukan proses karantina di bak terpisah dan beri ikan koi obat agar nutrisinya tetap terjaga.

***

Semoga ulasan cara memelihara ikan koi di atas bermanfaat, ya.

Temukan artikel menarik lainnya di Google News dan Berita.99.co Indonesia.

Kamu tertarik untuk tinggal di kawasan The Mansion Jasmine Boulevard?

Yuk, kunjungi 99.co/id dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan beragam penawaran menarik!




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts