Rumah Tips & Trik

Cara Membuat dan Merawat Bonsai Serut. Praktis, Bisa Dilakukan oleh Pemula!

3 menit

Bonsai serut merupakan salah satu jenis bonsai populer. Ternyata, jenis ini mudah dibuat di rumah, lo! Simak caranya pada ulasan berikut ini.

Belakangan ini, hobi memelihara tanaman tampaknya sedang menjalar di kalangan masyarakat modern.

Alhasil, bisnis tanaman hias pun booming.

Salah satu jenis tanaman yang banyak dicari dan digandrungi masa adalah bonsai, terutama bonsai serut.

Seperti yang sudah diketahui, bonsai adalah tanaman yang dikerdilkan, sehingga bisa ditanam di pot dangkal, layaknya sebuah miniatur.

Nah, jenis bonsai ini merupakan yang paling mudah dikecilkan.

Cara pembuatannya pun tidak perlu pelatihan khusus seperti jenis bonsai lainnya.

Untuk lebih jelasnya lagi, mari kita bahas di bawah ini.

Cara Membuat Bonsai Serut

1. Memilih dan Mempersiapkan Bakalan

bakalan bonsai serut

Cara membuat bonsai serut yang pertama adalah memilih bakalan atau bonggol bonsai yang tepat.

Kamu bisa mencari bakalan bonsai ini di toko tanaman hias atau langsung ke supplier bonsai untuk kualitas yang tinggi.

Pangkas daun pada bonggol bonsai menggunakan gunting tanaman dan rapikan akar-akar yang tidak dibutuhkan.

Setelah itu, cuci akar menggunakan air bersih dan olesi dengan obat atau pupuk perangsang pertumbuhan.

2. Pilih Media Tanam yang Tepat

Bonsai yang sehat adalah bonsai yang tumbuh pada media tanam yang tepat.

Ingat, bonsai bukanlah tanaman hias konvensional yang bisa ditanam menggunakan apa saja.

Tanaman kerdil ini butuh lebih banyak upaya agar tumbuh sehat!

Media tanam yang tepat untuk memelihara bonsai adalah tanah gunung.

Tanah gunung adalah jenis tanah yang sudah bercampur dengan humus dan pupuk organik seperti kotoran sapi dan kambing.

Selain tanah gunung, kamu juga bisa menggunakan sekam padi atau sabut kelapa.

3. Memulai Proses Adaptasi

pot tanaman

Setelah media tanam tersedia, tanam segera bonggol layaknya tanaman hias biasa.

Berikan bonggol bonsai sedikit waktu untuk beradaptasi dengan ukuran pot dan media tanam yang disediakan.

Setelah tanaman terlihat sehat dalam beberapa waktu, bentuk bonsai menggunakan kawat stainless steel.

Baca Juga:

Cara Menanam dan Merawat Pohon Bonsai Beringin agar Panjang Umur

Jangan lupa untuk memperhatikan pertumbuhan akar juga, ya.

Apabila akarnya sudah tumbuh secara perlahan, itu tandanya bonsai serut sudah dewasa dan kamu bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.

4. Membentuk Bonsai

Cara membuat bonsai serut terakhir adalah membentuknya menjadi bentuk pilihan.

Bahan-bahan yang perlu disediakan adalah kawat stainless steel berdiameter 3 mm dan gunting kawat.




Lilitkan kawat pada batang bonsai sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

Pastikan kamu membentuknya dengan lembut agar bonsai tidak cepat patah.

Setelah selesai, biarkan bonsai tumbuh dengan sendirinya.

Kawat boleh dilepas ketika bonsai sudah tumbuh lumayan besar, dan mengikuti bentuk yang kamu dinginkan.

Cara Merawat Bonsai

Proses pembuatan sudah dilalui.

Kini, saatnya kamu pelajari cara merawat bonsai serut.

Ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan kalau ingin bonsai tumbuh dengan sehat dan tidak cepat mati.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan.

1. Siram dengan Rutin

menyiram tanaman

Agar bonsai tumbuh dengan indah, siram tanaman ini sehari sekali.

Lakukan penyiraman di sore hari.

Jangan lupa untuk memastikan media tanam bonsai tetap lembab ya, Sahabat 99!

2. Memberikan Pupuk

Selain air, bonsai serut juga membutuhkan pupuk.

Jenis pupuk terbaik untuk tanaman bonsai adalah pupuk organik.

Hati-hati dengan dosisnya dan jangan berikan terlalu sering karena akan membuat dedaunan cepat kering.

Agar bonsai tumbuh lebih sehat, penggunaan pupuk organik dengan cara disemprot lebih disarankan.

3. Peletakan Tanaman

bonsai serut

sumber: bibitbunga.com

Letakan bonsai di tempat yang disinari matahari dengan cukup.

Cahaya matahari dibutuhkan untuk proses fotosintesis.

Untuk bonsai yang masih kecil, pastikan cahayanya tidak terpapar secara langsung, karena akan membuatnya cepat kering.

4. Pemangkasan dan Perlindungan Dari Hama

Pemangkasan dan perlindungan dari hama merupakan cara merawat bonsai paling penting!

Hama merupakan salah satu faktor utama yang mengganggu pertumbuhan bonsai, membuatnya cepat mati.

Lakukan pemangkasan dan pemeriksaan hama sebanyak seminggu 2 kali.

Baca Juga:

9 Manfaat Tanaman Bonsai untuk Kesehatan dan Kehidupan | Sudah Tahu?

Semoga artikelnya bermanfaat ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari hunian modern dan nyaman, seperti Benson Pakuwon, langsung saja kunjungi 99.co/id




Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts