Berita Berita Properti

9 Cara Investasi Tanah Kavling yang Mudah & Menguntungkan. Tertarik Mencoba?

3 menit

Berinvestasi tanah kavling memang memerlukan kehati-hatian. Kamu harus jeli dalam melihat produk yang ditawarkan. Tak perlu khawatir, simak beberapa pilihan cara investasi tanah kavling terbaik di sini.

Kavling adalah tanah yang memiliki ukuran pasti, di mana keberadaannya dapat di luar ataupun di dalam sebuah perumahan.

Pada umumnya, kavling bebas untuk dibangun.

Tak hanya menjadi rumah, kavling dapat juga menjadi ruko atau bangunan lainnya tergantung kebijakan pengembang.

Investasi tanah kavling pun banyak dicari orang-orang karena menguntungkan.

Investasi di bidang properti seperti tanah atau rumah di daerah yang harganya masih murah di kemudian hari dapat berpotensi ramai dan harganya meningkat.

Selain mudah dirawat, tanah kavling juga mudah dijual kembali dengan keuntungan yang berlipat.

Meski demikian, perlu diingat juga kalau investasi tanah kavling juga memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Bagaimana, apakah Sahabat 99 tertarik berinvestasi tanah kavling?

Untuk membantu kamu, berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk berinvestasi tanah kavling.

9 Cara Investasi Tanah Kavling

1. Cari Lokasi yang Strategis & Ramai

 

cara investasi tanah kavling

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencari lokasi tanah kavling yang strategis.

Sebagai tambahan, lingkungan yang sudah hidup lebih memiliki nilai jika dibandingkan dengan lahan yang masih kosong.

Keadaan yang ramai di suatu lingkungan dapat menjadi hal yang menjanjikan bagi investasi.

Harga yang dimiliki oleh tanah dengan lokasi tersebut pun akan meningkat.

Usahakan membeli tanah di pinggir jalan besar seperti jalan raya.

Pasalnya, wilayah ini akan banyak diincar oleh orang-orang.

Sebagai contoh misalnya lahan kavling Lynn Park yang yang terletak di jantung Kota Bandung.

Tak hanya letaknya yang strategis di pusat kota, kavling Lynn Park terbilang memiliki harga terjangkau.

Luas kavling tanah yang ditawarkan mulai dari 112 meter persegi hingga 282 meter persegi.

Dengan letaknya yang strategis ditambah fasilitas yang lengkap, tentu pilihan kavling ini potensial memberikan return besar bagi para pembelinya.

2. Cari Informasi Harga Tanah

Setelah menemukan lokasi yang diminati, sebaiknya kamu jangan terburu-buru untuk segera membeli.

Cari tahu dahulu informasi mengenai perbandingan harga tanah.

Hal ini diperlukan agar kamu mendapatkan gambaran mengenai harga tanah di daerah tersebut, sehingga membelinya dengan harga yang terbaik.

3. Periksa Surat & Dokumen

cara memecah sertifikat tanah

sumber: rumah123.com

Selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan mengenai sertifikat tanah.




Jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) tanyakan pada developer siapa yang harus menanggung biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Hal ini perlu dilakukan agar kamu tidak perlu khawatir lagi dengan pengeluaran yang tidak terduga.

Pastikan juga kalau surat-surat legalitas dokumen lengkap sebelum kamu memutuskan untuk membelinya.

4. Perhatikan Kondisi Tanah

Selain itu, kondisi tanah di lokasi juga memerlukan perhatian.

Perhatikan bagaimana kontur tanah, apakah lokasi tersebut aman dari bencana longsor maupun bencana banjir.

5. Memilih Developer yang Tepercaya

Pengembang yang baik tidak hanya berupaya untuk menjual produk.

Mereka juga berupaya untuk meningkatkan nilai dari produknya.

Untuk itu, pilihlah tanah kavling dari developer yang baik dan terpercaya.

6. Memilih Fitur Produk Investasi Tanah Kavling

jenis investasi

Dengan memilih produk investasi tanah kavling, kita sudah menetapkan mengenai tujuan yang diinginkan yakni keuntungan.

Kamu dapat mengutarakan mengenai rencana investasi ini kepada pengembang saat hendak membeli tanah kavling.

Pengembang akan memaparkan keunggulan-keunggulan dari tanah kavling yang ditawarkan tersebut.

7. Menentukan Harga Jual Tanah Kavling

Untuk menentukan harga tanah kavling, kamu bisa mengikuti harga yang ada di pasaran.

Namun, bisnis investasi tanah kavling tidak boleh disamaratakan.

Pasalnya, lokasi tanah menjadi salah satu hal yang menentukan harganya.

Sebagai contoh, kavling yang berada di posisi jauh jalan raya bisa saja harganya Rp25 juta.

Sementara tanah kavling yang berada dekat jalan raya bisa dipatok dengan harga Rp30 sampai Rp40 juta.

8. Meningkatkan Nilai Tanah Kavling

cara investasi tanah kavling

Langkah selanjutnya adalah melakukan peningkatan nilai tanah kavling untuk meningkatkan minat bagi calon pembeli.

Cara pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pembersihan tanah agar terlihat lapang.

Ratakan jika lokasi tanah berbukit atau buat parit di kiri dan kanan jalan kavlingan untuk menghindari genangan air jika turun hujan.

Setelah itu barulah membuat tanda (patok kayu) sesuai dengan ukuran yang telah direncanakan.

Jika ada modal lebih, kamu juga bisa melakukan pengerasan untuk jalan kavling agar mempercepat penjualan.

Semakin cepat tanah kavling terjual, semakin cepat pula kamu membangun tanah kavling baru sebagai lahan bisnis.

9. Melakukan Promosi Tanah Kavling

Setelah semua sudah siap, langkah berikutnya adalah melakukan promosi.

Kamu bisa memanfaatkan internet untuk mempromosikan bisnis ini.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan spanduk di beberapa titik jalan di pusat kota.

***

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Baca juga artikel menarik dan terbaru lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin miliki rumah masa depan seperti di Citrasun Garden Semarang?

Pastikan hanya mencari di 99.co/id, ya!




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts