Rumah Tips & Trik

5 Cara Budidaya Alpukat Aligator di Pekarangan Rumah dan dalam Pot

3 menit

Alpukat aligator adalah salah satu jenis alpukat yang berbeda memiliki karakteristik berbeda dari jenis alpukat pada umumnya.

Jenis alpukat ini sering juga disebut sebagai alpukat pear jumbo atau alpukat raksasa karena ukurannya memang jauh lebih besar dari jenis alpukat yang lain.

Karakter alpukat ini sangat unik, panjang buahnya bisa mencapai panjang sekitar 70-80 cm dan beratnya bisa berkisar pada 700 gr-1,13 kg.

Sungguh besar bukan? Dengan ukuran seperti itu, buah ini bisa dibilang sebesar kepala anak kecil.

Saat ini, masih belum banyak orang yang membudidayakan alpukat ini. Padahal cara menanamnya tidak terlalu sulit dan hasil panennya sangat memuaskan.

Kamu tertarik untuk membudidayakannya? Simak cara budidayanya, yuk!

5 Cara Budidaya Alpukat Aligator

1. Syarat Tumbuh

cara menanam alpukat

Alpukat aligator adalah jenis alpukat yang berasal dari daratan meksiko.

Artinya, syarat tumbuhnya juga mengikuti kondisi lingkungan di sana.

Meski demikian, syarat tumbuh alpukat ini tidak terlalu rumit dan cukup mudah layaknya menanam alpukat biasa.

Pohon alpukat ini tahan tahan terhadap cuaca dingin hingga -7°C, tapi suhu optimal pertumbuhannya ada pada rentang 12,8-28,3°C.

Untuk ketinggian idealnya, alpukat bisa tumbuh dengan baik pada rentang ketinggian 300-2.000 mdpl, tapi idealnya berada di 1.000 mdpl.

Sedangkan untuk curah hujannya membutuhkan curah hujan minimum 750-1000 mm, tapi tetap bisa tumbuh pada iklim kering asal kedalaman air tanahnya maksimal 2 m.

Selama masa penyerbukan, pohonnya membutuhkan bantuan angin yang lajunya tidak lebih dari 62,4 km per jam karena percabangannya lunak.

Terakhir, sifat tanah yang dibutuhkan adalah tanah gembur, sistem perairannya baik, tidak tergenang air, mengandung banyak unsur organik, dan pH tanganya berkisar 5,6-6,4.

Baca Juga:

Wow! Budidaya Alpukat Raksasa Ini Bisa Bikin Pemilik Naik Haji

2. Pemilihan Bibit

bibit alpukat

Pada tahap pemilihan bibit, kamu butuh ketelitian ekstra. Mengingat setiap jenis alpukat sering diperbanyak menggunakan biji.

Ini berarti pohon yang nanti tumbuh tidak akan sama persis dengan induknya.

Oleh karena itu kamu lebih baik memilih pemilihan bibit melalui sambung pucuk dan okulasi.

Cara tersebut sangat direkomendasikan jika kamu hendak membudidayakannya dalam pot.

Kriteria bibit yang baik adalah yang batangnya lurus, kokoh, daunnya hijau rimbun, dan tidak ada hama.




3. Menanam di Pekarangan

pohon alpukat

Kalau kamu punya pekarangan yang luas dengan tanah yang gembur, lebih baik kamu menanam pohon alpukat aligator di pekarangan rumah saja.

Perawatannya lebih mudah jika ditanam di pekarangan rumah.

Berikut tata caranya:

  • Buatlah media tanam dengan komposisi seimbang sekam, tanah, dan pupuk kandang kering
  • Penyiraman 1 kali sehari (frekuensi dapat ditambah jika kondisi tanah kering)
  • Pemupukan setiap 2 bulan sekali dengan NPK atau pupuk organik khusus
  • Pangkas secara rutin untuk menjaga tinggi ideal tanaman

4. Menanam di dalam Pot

alpukat dalam pot

Kalau pekarangan rumah kamu sempit dan kondisi tanahnya tidak mendukung, lebih baik kamu menanam pohon alpukat aligator di dalam pot.

Tapi, kamu harus menyesuaikan jenis potnya dengan karakter pohon alpukat ini.

Berikut tata caranya:

  • Siapkan pot dengan diameter antara 60-80 cm
  • Siapkan media tanam dengan komposisi tanah humus atau kompos
  • Frekuensi penyiraman sebanyak 2 kali per hari, pagi dan sore
  • Lakukan pemupukan rutin menggunakan NPK atau pupuk khusus
  • Pangkas secara rutin dan jaga ketinggiannya pada 500 cm-1 m.

5. Tahap Panen

panen alpukat

Buah yang dihasilkan berukuran sangat besar, untuk itu kamu perlu perhatian ekstra selama masa pertumbuhan hingga masuk masa panen.

Kalau kamu memilih bibit sambung pucuk atau okulasi, pohonnya akan berbuah sekitar 3-5 tahun kemudian.

Selama rentang pertumbuhan, lakukan penjarangan untuk memilih buah yang layak dipertahankan.

Saat masa panen, pastikan bagian luar buah tidak ada memar karena akan merusak daging buahnya.

Baca Juga:

7 Manfaat Biji Alpukat untuk Kesehatan. Ternyata, Begini Cara Mengonsumsi yang Aman!

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts