Berita Berita Properti

Bisnis Airbnb Bandung Tetap Lancar selama Pandemi Covid-19? Begini Kata Pemilik Gemala House!

3 menit

Sejak pandemi Covid-19, sejumlah hotel dan villa kehilangan pelanggannya. Apakah hal ini juga berdampak pada Airbnb Bandung semisal Gemala House?

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang membatasi diri dalam beraktivitas, termasuk liburan keluar kota.

Hal ini tentu berdampak pada sektor bisnis penginapan, termasuk hotel dan airbnb.

Sejumlah hotel pun sepi karena tidak ada lagi wisatawan yang menginap di hotel.

Jutaan karyawan hotel pun dirumahkan karena pengusaha mengaku tidak sanggup membayar karyawan sekaligus menutup biaya operasional.

Lalu, apakah dampak serupa terjadi pada bisnis Airbnb Bandung?

Jika berdampak, apakah yang harus dilakukan oleh para pengusaha Airbnb ini?

Untuk menjawabnya, 99.co Indonesia bertemu dengan seorang pengusaha Airbnb Bandung, bernama Rosihan.

Sejak 2018, dia mengelola sebuah rumah Airbnb yang diberi nama Gemala House.

Gemala House sebelum Pandemi Covid-19

Airbnb Bandung Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Sebelum pandemi, tingkat okupansi Gemala House sangat tinggi.

Bahkan, kata Rosihan, dalam satu bulan biasanya hanya menyisakan tiga hari yang kosong tanpa pelanggan.

Terutama pada waktu libur besar atau high season, dipastikan semua tanggal sudah dipesan banyak orang jauh-jauh hari.

Sebagian besar tamunya tersebut berasal dari negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia.

“Kalau sebelum pandemi, banyak dari Singapura dan Malaysia menginap di sini. Sebanyak 40% dari sana,” ujarnya ketika ditemui di Gemala House, pada Kamis (3/12/2020).

Selain Singapura dan Malaysia, kebanyakan pengunjungnya berasal dari Jakarta.

Gemala House sempat Sepi

Gemala House saat Pandemi Covid-19

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Sejak pandemi Covid-19, tidak ada lagi orang Singapura dan Malaysia yang berkunjung ke Bandung dan menginap di Gemala House.

Hal ini juga berdampak pada bisnis Gemala House, terutama ketika pemerintah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Karena peraturan tersebut, Gemala House juga sempat tidak menerima pengunjung.

Bahkan, Gemala House juga sempat benar-benar tutup selama dua bulan.

“Hanya April dan Mei pas PSBB, kami benar-benar tutup. Juni balik lagi normal,” ujarnya.

Sejak dibuka kembali pada bulan Juni, secara perlahan bisnis Gemala House juga kembali normal.

Rosihan juga mengatakan bahwa saat ini tingkat okupansi di Gemala House sudah kembali tinggi.

Perubahan Peraturan Airbnb Bandung ala Gemala House

ruang tamu Airbnb Bandung Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Sejak pandemi Covid-19, sejumlah hotel dan Airbnb Bandung, termasuk Gemala House, membuat sejumlah perubahan dan merancang protokol kesehatan.

Perubahan ini dimaksudkan meminimalisasi kemungkinan penyebaran Covid-19.

Selain itu, pemberlakuan protokol kesehatan juga dimaksudkan agar setiap pengunjung dapat menikmati fasilitas di Gemala House secara tenang.

Berikut adalah beberapa perubahan yang dilakukan Gemala House setelah pandemi Covid-19.




1. Pengukuran Suhu Tubuh

Sebelum memasuki rumah, setiap pengunjung Gemala House diperiksa suhu tubuhnya terlebih dulu menggunakan termometer inframerah.

Kemudian, setiap pengunjung diwajibkan membersihkan tangannya menggunakan hand sanitizer yang disediakan oleh pengurus rumah.

Jika pengunjung dalam keadaan sehat, mereka pun diperbolehkan masuk ke dalam rumah.

2. Hand Sanitizer di Setiap Ruangan

kamar Gemala House

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Untuk memberi kenyamanan pada pengunjung, Rosihan menaruh sebotol hand sanitizer di setiap ruangan.

Semua ruangan, termasuk dapur, ruang tamu, dan kamar tidur, dilengkapi hand sanitizer.

3. Penyemprotan Disinfektan

Sebelum tamu baru check-in, pengurus Gemala House akan membersihkan semua ruangan.

Sebenarnya hal ini sudah biasa dilakukan sebelum pandemi Covid-19.

Perbedaannya, kini selain dibersihkan, setiap ruangan juga disemprot disinfektan terlebih dulu sebelum tamu datang.

4. Disinfektan Ultraviolet

disinfektan ultraviolet

sumber: acehardware.co.id

Selain disinfektan air, Gemala House juga menyiapkan disinfektan ultraviolet.

Disinfektan ultraviolet juga digunakan sebelum tamu baru akan check-in.

Dengan begitu, saat tamu check-in pada pukul 12.00 WIB, semuanya sudah dalam keadaan bersih.

Airbnb Bandung Lebih Aman dari Hotel

Airbnb Bandung Gemala House lebih aman dari hotel

sumber: 99.co/Theofilus Richard

Menurut Rosihan, ada beberapa faktor yang menyebabkan bisnis Airbnb Bandung, termasuk Gemala House tetap dapat berjalan di tengah pandemi.

Selain penerapan protokol kesehatan, psikologi orang pun ikut berpengaruh dan tren staycation ikut berpengaruh.

Dia berpendapat, tingkat okupansi hotel menurun karena orang khawatir akan bertemu banyak orang dari berbagai daerah di hotel.

Sementara, hal itu tidak mungkin terjadi jika menyewa Airbnb rumahan.

“Karena mereka merasa lebih safe, biasanya yang tinggal di sini kan satu keluarga atau teman-teman satu kantor, yang sudah sama-sama tahu (aktivitas dan dari mana saja),” ujarnya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Jakarta Utara?

Bisa jadi Manhattan Residence adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts