Rumah Tips & Trik

Berapa Kubik Hebel untuk Rumah 6×10? Cek Rincian dan Cara Hitungnya, Lengkap!

2 menit

Berapa kubik hebel untuk rumah 6×10 meter kerap menjadi pertanyaan bagi siapa pun yang berencana membangun rumah impian. Sudah tahu berapa kebutuhan hebel yang harus dipersiapkan?

Hebel adalah salah satu material dalam pembangunan rumah atau bangunan.

Bahan bangunan yang satu ini kerap disebut sebagai bata ringan.

Hebel sangat populer dan menjadi alternatif material lain seperti bata merah atau batako.

Meskipun tergolong ringan, namun hebel mempunyai kekuatan yang cukup baik untuk dinding rumah.

Nah, kalau kamu tertarik menggunakan hebel untuk rumah maka harus tahu berapa kebutuhan yang harus dipersiapkan.

Menghitung kebutuhan bata ringan untuk rumah tergolong penting karena termasuk dalam rencana anggaran biaya (RAB).

Jika kamu berencana membangun rumah 6×10 m, kira-kira berapa kubik yang dibutuhkan?

1 Kubik Hebel Berapa Biji

berapa kubik hebel untuk rumah 6x10

Sebelum melakukan perhitungan, ada beberapa hal yang harus kamu catat.

Salah satunya adalah memahami 1 kubik hebel berapa biji supaya kebutuhan untuk membangun rumah mencukupi.

Hal tersebut cukup penting untuk menentukan kebutuhan hebel untuk rumah 6×10 m.

Apalagi, ketebalan dan ukuran hebel juga bervariasi mulai dari 7,5 cm hingga 10 cm yang paling banyak digunakan.

Lalu, 1 kubik hebel berapa biji?

Untuk ketebalan 7,5 cm adalah 111 biji hebel setara dengan luas dinding 13,33 meter persegi.

Adapun ketebalan bata ringan 10 cm adalah 83 biji hebel, setara dengan luas dinding 10 meter persegi.

Sementara itu, 1 meter persegi dinding menggunakan 8,3 hebel.

Kalau sudah tahu, langsung saja bagaimana cara menghitung kebutuhan bata ringan dan simulasinya di bawah ini!

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan

Cara menghitung kebutuhan bata ringan sangatlah mudah.

Hal pertama yang harus kamu pastikan adalah berapa ukuran rumah tersebut mulai dari panjang, lebar, dan tinggi.

Ambil contoh, kamu berencana membangun rumah dengan lebar 6 meter, panjang 10 meter, dan tinggi dinding 3,5 meter.

Di dalamnya terdiri dari 3 kamar tidur dan 1 kamar mandi.




Perhitungan ini menggunakan asumsi bahwa bangunan memiliki dua sisi yang sama, ya.

Maka, sebelum menghitung kebutuhan bata ringan, hitung keliling bangunan tersebut kemudian kalikan dengan rencana ketinggian dindingnya.

Jika hasil dari perhitungan tersebut sudah didapat, selanjutnya adalah membaginya dengan luasan bata ringan per kubik.

Lalu, jumlahkan perhitungan tersebut untuk mengetahui seberapa banyak bata hebel yang dibutuhkan untuk rumah 6×10 m.

Simak simulasi perhitungannya di bawah ini.

Berapa Kubik Hebel untuk Rumah 6×10

berapa kubik hebel untuk rumah 6x10

Setelah mengetahui cara menghitung kebutuhan bata ringan, berikut adalah hasil dari kebutuhan untuk rumah 6×10 m.

Diketahui bahwa panjang bangunan adalah 10 m, lebar 6 m, dan tinggi bangunan 3,5 m.

Maka, berapa kubik hebel untuk rumah 6×10?

  • Keliling bangunan = 6 + 10 + 6 + 10 = 32 x 3,5 = 112 m²
  • Total keliling bangunan (112 m²) : luas dinding per 1 kubik (10 m²) = 11,2 m³

Jadi, berapa kubik hebel untuk rumah 6×10 adalah 11,2 m³ atau 930 biji dengan ketebalan bata ringan 10 cm.

Lalu, berapa kubik bata ringan untuk rumah 6×10 dengan ketebalan 7,5 cm?

Jawabannya adalah 8,5 m³ atau 933 buah hebel hasil dari 112 : 13,33 m² atau bisa dibulatkan menjadi 13 m².

Nah, perhitungan tersebut bisa menjadi acuan untuk kebutuhan bata ringan rumah minimalis lainnya.

Namun, perlu dicatat, jumlah tersebut belum dikurangi dengan luasan pintu dan jendela, ya.

***

Bagaimana? Sudah jelas, kan, Sahabat 99?

Semoga artikel ini membantu, ya.

Simak informasi menarik lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Kalau kamu sedang cari rumah, kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian untuk keluarga.

Temukan segala kemudahan dalam mencari hunian karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Yuk, dapatkan rumah impian dari sekarang salah satunya adalah Botania Lake Residence!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts