Berita Berita Properti

Mengusung Konsep Arsitektur Hijau, Bandara Internasional Banyuwangi Sukses Raih Penghargaan Aga Khan Award 2022

2 menit

Bandara Internasional Banyuwangi di Jawa Timur baru saja meraih penghargaan arsitektur bergengsi dunia. Kehadirannya diakui sebagai game changer dalam konstelasi arsitektur kebandaraan. Berikut informasi selengkapnya!

Berlokasi di Desa Blimbingsari, arsitek Andra Martin adalah perancang utama arsitekturnya.

Desain bandara berfokus pada penerapan konsep arsitektur hijau yang minim pengaruh buruk terhadap lingkungan.

Konsep inilah yang lantas membawa Bandara Internasional Banyuwangi ke ajang Aga Khan Award for Architecture (AKAA) tahun 2022.

Untuk lebih jelasnya, simak informasi dalam artikel di bawah ini, ya!

Bandara Internasional Banyuwangi Raih Penghargaan Bergengsi

bandara internasional banyuwangi

Sumber: yukbanyuwangi.co.id

Menurut Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bangunan ini merupakan bandara hijau pertama di Indonesia.

Itulah mengapa ia sangat bangga ketika Bandara Banyuwangi masuk dalam jajaran 20 besar bangunan dengan arsitektur terbaik di ajang AKAA 2022.

Nah, berdasarkan pengumuman pemenang yang berlangsung di Swiss Kamis lalu, bandara ini sukses keluar sebagai pemenang.

Konsepnya dinilai mampu mengubah konstelasi arsitektur kebandaraan di Indonesia.

Tidak hanya menyediakan kebutuhan fisik, sosial, dan ekonomi, desainnya juga merangsang serta menanggapi aspirasi budaya setempat.

Ini menunjukkan komitmen arsitektur kepada masyarakat, inovatif, dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

Selain Bandara Banyuwangi, ada lima karya arsitektur lainnya yang keluar sebagai pemenang, yakni




  • Urban River Spaces dan Community Spaces in Rohingnya Refugee Response di Bangladesh,
  • Argo Contemporary Art Museum and Cultural Centre di Iran,
  • Renovation of Niemeyer Guest House di Libya, dan
  • Kamanar Secondary School di Senegal.

Penerapan Konsep Arsitektur Hijau di Bandara

desain bandara internasional banyuwangi

Sumber: surabaya.kompas.com

Bangunan yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab AP II ini memiliki sertifikasi Greenship Existing Building.

Konsep arsitektur hijau terlihat dari desain atap terminal bandara yang penuh dengan tanaman, konservasi udara, dan sunroof.

Adanya sunroof pada bangunan membuat cahaya alami bisa masuk dengan leluasa di siang hari dan meminimalisir penggunaan lampu.

Selain itu, bentuk atapnya juga memadukan elemen modern dan tradisional dengan apik.

Desainnya mengadopsi bentuk ikat kepala Suku Osing, masyarakat asli Banyuwangi.

Lalu, terminal penumpang seluas 7 ribu meter persegi yang ada di bangunan tidak mengandalkan AC

Namun, udaranya tetap sejuk karena sirkulasi udara berjalan dengan baik.

Menariknya, ketika cuaca cerah, penumpang yang terbang dari landasan bandara bisa menyaksikan pemandangan gunung Ijen, Baluran, Rung, hingga Arjuna.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, Property People.

Temukan artikel menarik lainnya hanya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi juga 99.co/id dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan hunian impian.

Ada berbagai penawaran properti menarik seperti kawasan Citra Maja Rayalo!




Hanifah

Penulis 99.co Indonesia | Knit & Crochet Enthusiast

Related Posts