Kamus dan Istilah Pendidikan

54 Bahasa Minang dan Artinya untuk Percakapan Sehari Hari

4 menit

Inilah kamus bahasa Minang dan artinya yang bisa kamu gunakan dalam percakapan sehari hari. Bisa kamu praktekan bersama dengan teman, keluarga, hingga kerabat terdekat!

Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku dan bahasa. 

Bahkan, menurut Kemendikbud RI, jumlah bahasa daerah yang ada di Indonesia jumlahnya mencapai 718. 

Dari banyaknya bahasa yang ada di Indonesia, salah satu bahasa yang cukup populer digunakan adalah bahasa Minang. 

Bahasa Minang atau Padang adalah sebuah bahasa daerah yang berasal dari Sumatra Barat. Jumlah penutur bahasa ini sebanyak 5 juta jiwa. 

Bahasa Minang sendiri merupakan rumpun bahasa Melayu. 

Biasanya, bahasa ini digunakan oleh orang-orang Sumatra Barat, Riau bagian barat, hingga Negeri Sembilan di Malaysia. 

Serupa dengan bahasa daerah lainnya, Bahasa Minang memiliki banyak dialek, mulai dari Padang, Pariaman, Ludai, Kurai, Sungai Batang, Kuranji, hingga Mandailing Kuti Anyie. 

Nah, bagi kamu yang ingin belajar bahasa Padang dan artinya, simak kumpulan bahasa Minang sehari hari di sini, yuk!

Kamus Bahasa Minang dan Artinya untuk Kata Ganti Orang

bahasa minang sehari hari dan artinya

Ketika berbicara dalam bahasa Padang, kamu harus memerhatikan kata ganti orang. 

Jika salah, ini justru akan menyebabkan mispersepsi dengan orang lain. 

Berikut kamus bahasa Minang sehari hari untuk kata ganti orang. 

  1. Saya: Awak/ambo (sangat halus)/aden (kasar) 
  2. Kamu: Sanak/awak/waang (laki-laki)/kau (perempuan)
  3. Dia: Inyo
  4. Mereka: Urang tu
  5. Kalian: Kalian

Kamus Bahasa Minang untuk Kata Tanya dan Kata Keterangan

  1. Apa: Apo/a 
  2. Bagaimana: Bagaimano/ba a
  3. Berapa: Barapo 
  4. Dimana: Dimano/dima 
  5. Darimana: Darimano 
  6. Mana: Mano/ma
  7. Siapa: Siapo/sia
  8. Kapan: Bilo
  9. Mengapa: Mengapo/Manga
  10. Kenapa: Dek a 
  11. Kesini: Kasiko 
  12. Di sini: Disiko
  13. Sana: Sinan

Kumpulan Bahasa Minang dan Artinya untuk Nama Nama Hari

  1. Senin: Sanayan
  2. Selasa: Salasa
  3. Rabu: Rabu 
  4. Kamis: Kamih
  5. Jumat: Jumahai
  6. Sabtu: Sabtu
  7. Minggu: Akaid

Bilangan dalam Bahasa Padang dan Artinya

  1. Satu: Ciek
  2. Dua: Duo
  3. Tiga: Tigo
  4. Empat: Ampek
  5. Lima: Limo
  6. Enam: Anam
  7. Tujuh: Tujuah
  8. Delapan: Lapan 
  9. Sembilan: Sambilan
  10. Sepuluh: Sapuluah
  11. Sebelas: Sabaleh
  12. Lima belas: Limo baleh
  13. Dua puluh: Duo puluah
  14. Lima puluh: Limo puluah
  15. Seratus: Saratuh/saratuih
  16. Seribu: Saribu
  17. Setengah: Saparo 
  18. Sepertiga: Sapatigo 
  19. Seperempat: Saparampek

Kosa Kata Bahasa Minang dan Artinya yang Sering Digunakan

percakapan bahasa minang dan artinya



Di bawah ini adalah sejumlah kosa kata yang biasanya digunakan dalam percakapan bahasa Minang dan artinya.

1. Onde Mande

Kamus Bahasa Padang ini berisi mengenai sebuah ungkapan yang digunakan untuk menunjukkan perasaan kaget. 

Kalimat ini serupa dengan kata “astaga”.

Secara harfiah, mande berarti Ibu.

Jika digabungkan, onde mande artinya “Ya ampun, Ibu!”.

2. Baa kaba?

Dalam kamus Bahasa Padang, kalimat ini biasanya digunakan untuk menanyakan kabar. 

Baa sendiri berarti bagaimana dan kaba memiliki arti kabar. 

Jika digabung, baa kaba? artinya “apa kabar”. 

3. Rancak Bana

Apakah kamu ingin mengungkapkan perasaan kagum dalam bahasa Minang? Jika iya, kalimat yang tepat adalah rancak bana. 

Ranca memiliki arti bagus, indah, dan cantik. Sedangkan, bana artinya sekali. 

4. Sia Tu?

Kalimat bahasa Padang ini termasuk ke dalam pertanyaan. 

Hampir serupa dengan bahasa Indonesia, sia tu? Memiliki arti “siapa itu?”.

5. A Ko atau A Ni?

A ko memiliki arti apa itu? Sedangkan a ni artinya adalah apa ini?.

Dengan kata lain, kalimat ini biasanya digunakan untuk menanyakan sesuatu. 

6. Tambuah Ciek

Tambuah ciek adalah kalimat yang biasanya digunakan oleh pembeli untuk meminta makanan tambahan, baik itu nasi maupun lauk lainnya. 

Misalnya saja tambuah ciek, Uda! (tambah lagi, Uda).

7. Bilo Tibo?

Bilo tibo? Adalah kalimat yang memiliki arti “kapan sampai?” 

Biasanya, pertanyaan ini sering diajukan ketika kamu baru saja datang ke suatu tempat. 

8. Lamak Bana

Kalimat selanjutnya dalam bahasa Minang dan artinya adalah lamak bana.

Lamak bana sendiri memiliki arti “lezat sekali” atau “enak banget”. 

Kalimat ini sangat pas diajukan pada saat mencicipi daftar makanan terenak yang mampu membuatmu ketagihan. 

9. Tarimo Kasih

Dalam kamus Bahasa Padang, tarimo artinya “terima” dan kasiah berarti “kasih”.

Namun, pengucapan tarimo kasiah terdengar kurang lazim.

Dengan demikian, Bahasa Padang terimakasih adalah “tarimo kasih”.

10. Siko Ciek

Jika kamu bepergian dengan menggunakan transportasi massal, seperti halnya angkot, siko ciek menjadi kalimat yang wajib diketahui. 

Pasalnya, siko ciek kerap digunakan untuk memberhentikan angkot yang melaju. 

Secara bahasa, siko ciek artinya “stop, turun di sini satu orang”.

Contoh Percakapan Bahasa Minang dan Artinya

Belajar Bahasa Minang sehari hari tentunya harus dibarengi dengan latihan percakapan.

Agar bisa melatih kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Minang, berikut sejumlah contoh percakapan Bahasa Minang dan artinya dalam berbagai topik.

Percakapan Bahasa Minang dan Artinya Soal Perkenalan

Rizwan: Salam, saya Rizwan. Siapo namo Awak? (Halo, saya Rizwan. Siapa namamu?)

Nina: Salam, Rizwan. Saya Nina. Simpan lah sejak kapan? (Senang bertemu, Rizwan. Sudah lama sekali.)

Rizwan: Saya baru saja pindah ke Padang, Nina. Awak tinggal di sini? (Saya baru saja pindah ke Padang, Nina. Kamu tinggal di sini?)

Nina: Ya, saya lahir dan besar di sini. Rizwan berasal dari mana? (Iya, saya lahir dan besar di sini. Kamu berasal dari mana?)

Rizwan: Saya berasal dari Jakarta, tapi sekarang bekerja di Padang. Saya kerja di bidang perhotelan. (Saya berasal dari Jakarta, tapi sekarang bekerja di Padang. Saya bekerja di bidang perhotelan.)

Nina: Oh, begitu. Awak suka kuliner Minang, Rizwan? (Oh, begitu. Apakah kamu suka kuliner Minang, Rizwan?)

Rizwan: Tentu, Nina. Saya sangat suka rendang dan sate Padang. Bagaimana dengan awak? (Tentu, Nina. Saya sangat suka rendang dan sate Padang. Bagaimana denganmu?)

Nina: Sama di sini, Rizwan. Rendang memang juo pado yang paling disuka. (Sama di sini, Rizwan. Rendang memang salah satu yang paling disukai.)

Rizwan: Awak ada keluarga di sini? (Kamu punya keluarga di sini?)

Nina: Ya, saya punya suami dan dua anak. Bagaimana dengan awak? (Ya, saya punya suami dan dua anak. Bagaimana denganmu?)

Rizwan: Saya masih lajang. Senang berkenalan dengan awak, Nina. (Saya masih lajang. Senang berkenalan denganmu, Nina.)

Nina: Senang juga berkenalan dengan Awak, Rizwan. Semoga bisa berjumpa lagi suatu saat. (Senang juga berkenalan denganmu, Rizwan. Semoga bisa bertemu lagi suatu saat.)

Percakapan Bahasa Minang dengan Teman

Diana: Apo kabar, Sandi? (Apa kabar, Sandi?)

Sandi: Alun kabar, Diana. Anam lai labiah? (Aku baik, Sandi. Bagaimana denganmu?)

Diana: Diana juo alun kabar. Baru pulang dari kampus. (Diana juga baik. Baru pulang dari kampus.)

Sandi: Baru kali ko babelajar? (Apa yang kamu pelajari?)

Diana: Rani ambo mau ngajar maliari ilmu ekonomi. (Aku sekarang sedang belajar ilmu ekonomi.)

Sandi: Baai tu. Deni angak minang baru baliang dari jakarta. (Baguslah. Aku dengar ada banyak orang Minang baru kembali dari Jakarta.)

Diana: Iyo, banyak yang pulang kampuang sato. Soalnyo pandemi. (Iya, banyak yang pulang ke kampung halaman. Karena pandemi.)

Deni: Bila kita ngopi darah, Rani? (Kapan kita minum kopi bersama, Diana?)

Diana: Baguslah. Kito segero rek. (Baiklah. Kita segera rencanakan.)

Percakapan Bahasa Padang Lucu

Anisa: Elok dek, ko rajin-rajin nulak tu rumah sakit. (Hebat, kamu sering ke rumah sakit ya?)

Ahmad: Sabana pulang tu pandemi, endak lai rumah sakit, Anisa. (Sejak pandemi datang, saya enggak mau ke rumah sakit, Anisa.)

Anisa: Baru kali dek, tang mok pulang tu dokter barangkali. (Itu pertama kali ya, tapi mungkin perlu ke dokter.)

Ahmad: Anok-anok takoh sama Tono, awak kena minum kawis, ndak lai ka rumah sakit! (Anak-anak takut dengan Ahmad, saya hanya butuh minum kopi, enggak perlu ke rumah sakit!)

***

Itulah kamus bahasa Minang dan artinya yang perlu kamu ketahui.

Baca juga ulasan lain mengenai gaya hidup hingga kabar properti hanya di Berita 99.co.

Untuk mendapatkan berita terupdate, sekarang kamu bisa mengikuti Google News kami, lo.

Yuk, segera wujudkan keinginan untuk memiliki rumah impian bersama 99.co/id karena semuanya #SegampangItu.




Nik Nik Fadlah

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.
Follow Me:

Related Posts