Berita Berita Properti

Beragam Bahan Pengganti Kayu Nonstruktural yang Bisa Kamu Gunakan. Perhemat Anggaran Pembangunan Rumah!

3 menit

Siapa sangka ternyata ada beberapa bahan pengganti kayu yang bisa kamu gunakan sebagai alternatif material kayu ketika membangun rumah. Ketahui apa saja bahannya di sini!

Akhir-akhir ini, harga kayu dan baja ringan di pasaran mulai meningkat karena kurangnya supply, tetapi demand yang sangat tinggi.

Kenaikan harga ini tentunya membuat banyak orang yang membangun rumah kebingungan karena harus mengeluarkan biaya banyak demi membeli material.

Namun, kamu tak perlu khawatir, karena ada beberapa bahan pengganti kayu nonstruktural yang bisa kamu gunakan, lo!

Simak bahan-bahannya di bawah ini!

Kumpulan Bahan Pengganti Kayu Nonstruktural untuk Rumah

1. Wood Panel Composite atau Wood Plastic Composite

bahan pengganti kayu wpc

sumber: geekbuying.com

Menurut kontraktor dan dosen Desain Interior ITENAS, Adhi Rinaldi, ada beberapa bahan pengganti kayu yang bisa kamu gunakan.

“Jika dilihat dari material, ada tiga produk yang bisa ngeganti kayu. Ada wood panel composite, wood plank, dan PVC,” ujar Adhi kepada Shafira dari 99 Indonesia.

Adhi mengatakan, bahan ini mulai diminati karena harga kayu yang terlalu mahal.

“Kayu ditinggalin, (karena) terlalu mahal. Jadi pindah ke bahan sintetis kaya panel composite,” tambah Adhi.

Salah satu material yang paling banyak diminati adalah wood panel composite atau wood plastic composite (WPC).

Wood plastic composite adalah komposit kayu plastik yang terbuat dari campuran kayu dan plastik yang dilebur menjadi material baru.

WPC diminati karena mampu memberi keindahan dan kekuatan layaknya kayu, tetapi dengan harga yang jauh lebih murah.

dekorasi rumah dari wpc

sumber: indonetwork.co.id

Meski demikian, bahan ini sebaiknya digunakan sebagai dekorasi rumah saja, bukan untuk tiang, rangka, atau kuda-kuda.

“Biasanya, material ini dipake buat pagar, dekorasi rumah, partisi, atau dek kolam renang,” tambah Adhi.

Adhi juga mengatakan keunggulan dari material ini adalah desain dan motifnya yang beragam karena bisa diatur sesuka mungkin.

“Desainnya beragam dan bisa gimana kita, soalnya bisa dipotong pake laser,” ujar Adhi.

2. Wood Plank atau Conwood

bahan pengganti kayu conwood

sumber: kanal YouTube Conwood Thailand

Bahan berikutnya yang bisa digunakan menurut Adhi adalah wood plank atau conwood.

Wood plank adalah material sintetis dengan finishing yang menyerupai kayu dan terbuat dari bahan campuran semen.



Material yang satu ini bisa digunakan untuk berbagai hal, mulai dari plafon, lisplank, partisi, atau pagar.

Adhi mengatakan, material yang satu ini sangat kokoh dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

“Kokoh banget kalo wood plank, bisa dipake jangka lama dan ga akan rusak kalo kena cuaca,” sebut Adhi.

pagar dari conwood

sumber: conwood.co.id

Sama seperti WPC, wood plank juga memiliki motif dan bentuk yang beragam sehingga bisa kamu sesuaikan dengan keinginanmu.

Meski demikian, jika harus memilih antara wood plank dan WPC, Adhi lebih merekomendasikan untuk membeli WPC.

Conwood tuh bahan dasarnya semen, jadi harus dicat dulu biar keliatan kaya kayu,” sebut Adhi.

Kalo WPC ga usah dicat dan sudah ada serat kayunya,” tambah Adhi.

Hal ini karena WPC terbuat langsung dari serbuk kayu, sedangkan conwood tidak terbuat dari kayu sama sekali.

3. Polyvinyl Chloride

bahan pengganti kayu pvc

sumber: haohanworld.en.made-in-china.com

Bahan pengganti kayu berikutnya adalah PVC atau polyvinyl chloride yang cukup umum ditemukan di rumah.

Mungkin kebanyakan orang lebih mengenal PVC sebagai bahan pembuat pipa.

Namun sebenarnya, ada banyak bagian rumah lain yang terbuat dari material ini.

Contohnya adalah plafon, kursi, meja, dan berbagai bagian rumah lainnya.

PVC memiliki sederet kelebihan seperti tidak mudah rusak, ringan, tahan terhadap air, dan elastis.

plafon pvc

sumber: bahanna.co.id

Meski demikian, bahan yang satu ini tidak memiliki tampilan dan serat kayu karena hampir seluruhnya terbuat dari plastik.

Selain itu, material ini paling sulit untuk didaur ulang sehingga tidak terlalu ramah terhadap lingkungan.

“WPC masih bisa didaur ulang soalnya ada serbuk kayunya, PVC gak bisa,” sebut Adhi.

***

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lupa baca artikel terkini lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan di Chelsea Modern Home?

Temukan hanya di situs properti 99.co/id dan Rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Shafira Chairunnisa

Lulusan Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan dan pernah bekerja sebagai jurnalis di media nasional. Sekarang fokus menulis tentang properti, gaya hidup, desain, dan politik luar negeri. Senang bermain game di waktu senggang.
Follow Me:

Related Posts