Berita Berita Properti

Membahas Arsitektur Post Modern dan Ciri Khasnya. Konsep Unik yang Mengkritik Bangunan Modern!

3 menit

Kebanyakan orang keliru atas pengertian arsitektur post modern dan kerap mengaitkannya dengan bangunan modern. Nyatanya, keduanya merupakan konsep yang jauh berbeda. Yuk, pahami seluk-beluknya di sini!

Arsitektur post modern merupakan konsep bangunan yang bisa kita lihat di sekitar kita.

Sayangnya, tidak semua orang tahu akan ciri-cirinya.

Wajar saja, konsep arsitektur ini tidak begitu populer dan diketahui banyak orang.

Pada beberapa kasus, gaya post modern sering disalahartikan sebagai arsitektur modern biasa.

Lantas, bagaimana tampilan konsep post modern pada bangunan masa kini yang sebenarnya?

Yuk, langsung saja kita bahas pada artikel di bawah ini!

Pengertian dan Sejarah Arsitektur Post Modern

contoh arsitektur post modern

sumber: tripsavvy.com

Sesuai dengan namanya, arsitektur post modern datang setelah arsitektur modern.

Istilah post modern sendiri sudah ada sejak tahun 1960.

Istilah ini tidak dipakai dalam dunia arsitektur saja dan bisa kita temui di bidang seni, film, dan ideologi.

Di bidang arsitektur, aliran post modern diciptakan sebagai “kritikan” untuk gaya modern yang tercipta sebelumnya.

Arsitektur modern dinilai terlalu formal dan tidak relevan, belum lagi gayanya yang tidak mengikuti zaman.

Melihat dari sejarahnya, arsitektur modern berakhir pada era penghancuran Pruitt-Igoe Housing.

Peristiwa tersebut terjadi di di Santa Louis, Missouri, Amerika Serikat pada 15 Juli, 1972.

Nilai-nilai arsitektur modern mulai ditinggalkan dan orang-orang mulai mengikuti style post modern yang up to date.

Aliran post modern memiliki pelopor terkenal, di antaranya adalah Robert Venturi, Charles Jencks, dan Michael Graves.

Contoh arsitektur post modern yang paling populer di dunia adalah Vanna Venturi House dan Guild House.

Kedua bangunan tersebut adalah hasil rancangan Robert Venturi.

Jenis-Jenis Aliran Post Modern

1. Post Modern Neovernacularism

Jenis arsitektur post modern yang pertama adalah aliran neovernacularism atau neo vernakular.

Arsitektur neo vernakular menggabungkan elemen modern dan tradisional.

Bangunan bergaya neo vernakular terinspirasi dari tempat dan lingkungan di sekitarnya.

Tokoh pencetus aliran neovernacularism adalah Joseph Esherick, Darbourne, dan Aldo Van Eyck.

2. Post Modern Straight Revivalism

post modern straight revivalism

sumber: arsitur.id

Arsitektur straight revivalism merupakan gaya bangunan yang bersifat monumental.

Desainnya terkenal melibatkan garis-garis tajam yang simetris.



Gaya arsitektur ini dipopulerkan oleh Aldo Rossi, Mario Botta, Monta Mozuna, dan Ricardo Bofill.

3. Post Modern Historicism

Jenis aliran post modern selanjutnya adalah historicism.

Aliran historicism mengangkat tema dan elemen klasik, seperti corinthian, ionic, dan doric.

Elemen klasiknya tetap digabungkan dengan sentuhan modern sehingga bangunan terlihat unik dan mencolok.

Tokoh arsitek aliran historicism adalah Kisho Kurokawa, Robert Venturi, Kyionori Kikutake, dan Philip Johnson.

4. Post Modern Metaphor dan Metaphysical

Jenis arsitektur ini mengandung unsur mendalam, yakni filosofis.

Seperti namanya, arsitekturnya merupakan ungkapan metafisika atau spiritual.

Bangunan-bangunan aliran metaphor dan metaphysical biasanya dibangun dengan arti desain mendalam.

Tokoh yang terkenal dari aliran metaphor dan metaphysical adalah Stanley Tigerman, dan Minoru Takeyama.

5. Post Modern Space

post-modern-space

sumber: dezeen.com

Post modern space adalah arsitektur yang terdiri dari sejumlah komponen bangunan.

Dalam arti lain, bangunannya memiliki banyak ruangan yang bertemu satu sama lain.

Maka dari itu, aliran ini juga dikenal dengan gaya arsitektur abstrak.

Charles Moore, Peter Eisenman, dan Robert Stern adalah arsitek terkenal yang sering menggunakan aliran ini.

6. Post Modern Contextualism

Aliran post modern contextualism dipopulerkan oleh Leon Krier, James Stirling, dan Lucien Kroll.

Arsitekturnya mengangkat konsep adaptasi lingkungan.

Bangunan yang dirancang terpengaruh dari gaya-gaya arsitektur di sekitarnya.

Tidak hanya itu, aliran contextualism juga dikenal ramah lingkungan, lo.

Ciri Khas Aliran Post Modern

ciri arsitektur post modern

sumber: edupaint.com

Dari jenis-jenis dan pengertiannya di atas, terdapat beberapa garis besar yang bisa kita tarik sebagai kesimpulan.

Berikut adalah ciri khas arsitektur post modern:

  • Bangunannya mengandung nilai komunikatif yang populer
  • Memiliki sifat historik yang penuh kenangan
  • Sifatnya urban dan representasional, atau cocok untuk kota-kota besar
  • Bersifat beraneka ragam atau plural
  • Masih menerapkan teknik ornamentasi
  • Wujudnya metaforik
  • Merupakan hasil dari partisipasi

***

Semoga ulasan di atas bermanfaat ya, Sahabat 99…

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Bagi kamu yang sedang mencari hunian modern di tengah kota seperti Travista Park, langsung kunjungi 99.co/id, ya!




Samala Mahadi

Lulusan Sastra Inggris Maranatha Christian University, Samala adalah seorang editor di 99 Group dari tahun 2021. Berpengalaman menulis di bidang properti, lifestyle, dan fashion. Hobi termasuk menulis dan segala hal berbau literatur dan Paleontologi.

Related Posts