Berita Ragam

Mengenal Vertikultur, Cara Bercocok Tanam Masa Kini di Lahan Terbatas. Coba, yuk!

3 menit

Vertikultur merupakan salah satu solusi untuk bercocok tanam. Cara bercocok tanam ini hadir dengan konsep vertikal dan dapat diterapkan baik di dalam maupun luar ruangan.

Sahabat 99 pernah mendengar istilah vertikultur?

Istilah ini digunakan untuk cara menanam dengan bentuk vertikal.

Vertikultur dapat menjadi solusi bercocok tanam di lahan rumah yang sempit.

Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga:

Mengenal Eco Brick, Bata Ramah Lingkungan nan Murah. Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah!

Apa Itu Vertikultur?

vertikultur

sumber: 8villages

Vertikultur berasal dari bahasa Inggris, yakni vertical yang berarti vertikal atau berdiri dan culture yang artinya budaya.

Vertikultur bisa diartikan sebagai budaya bercocok tanam yang dilakukan secara bertingkat atau vertikal.

Cara bercocok tanam ini sangat cocok diterapkan pada tempat tinggal atau lahan yang sempit dan terbatas.

Tidak hanya mampu menghemat ruang, metode ini juga dapat berfungsi sebagai cara penghijauan yang mudah diterapkan.

Daerah perkotaan dan permukiman penduduk juga bisa menerapkan cara ini untuk mendapatkan suasana yang lebih segar dan asri.

Pot yang umumnya memiliki berat pun dapat diganti dengan berbagai media lainnya, seperti:

  • Rak susun
  • Rak gantung
  • Pipa bekas
  • Botol air minum bekas

Apa Media Tanam yang Cocok untuk Vertikultur?

tanaman hias

sumber: paktanidigital.com

Ada dua media yang biasa digunakan dalam dunia bercocok tanam, yakni media tanah dan non-tanah atau hidroponik.

Keduanya memiliki keunggulannya masing-masing.

  1. Media Tanah

tanah

Tanah mampu memberikan nutrisi dan unsur hara yang diperlukan tanaman.

Bahkan, tanah juga dapat menjadi tempat cadangan air.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, kamu dapat mencampurkan tanah dengan media lain yang memiliki nutrisi yang tidak dimiliki tanah.

  1. Media Hidroponik

Selain tanah, tanaman juga dapat bertumbuh dengan baik pada media tanam air atau hidroponik.




Media tanamnya pun lebih ramah lingkungan, seperti sekam bakar, rockwool, dan cocopeat.

Keuntungan menggunakan media tanam ini, kamu enggak perlu banyak melakukan penyiraman.

Selain itu, lahan tempat bercocok tanam juga lebih bersih.

Kelebihan Vertikultur

tanaman di botol

sumber: 8villages

  1. Vertikultur Dapat Menghemat Ruang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, metode ini tidak memerlukan lahan yang luas, sehingga dapat menghemat ruang,

Sisa ruangan pun dapat dimanfaatkan untuk meletakkan barang lainnya.

Dengan begitu, aktivitas pun jadi lebih nyaman dan leluasa.

  1. Bisa Panen Sendiri

Sama halnya seperti memiliki kebun, kamu dapat menanam beragam jenis sayuran dengan cara vertikultur.

Suatu saat, kamu juga dapat memanen hasil sayur atau buah yang kamu tanam.

Kualitasnya juga enggak perlu diragukan, karena kamu sendiri yang memantau pertumbuhannya secara langsung.

  1. Vertikultur Menghemat Pupuk

Dalam sistem vertikultur, wadah yang digunakan memiliki luas yang terbatas.

Hal ini membuat pupuk tidak akan larut terbawa arus hujan atau air saat dilakukan penyiraman.

Dengan begitu, kamu dapat menghemat pupuk.

  1. Mudah Dipindahkan

Ukuran wadah atau pot yang tidak terlalu besar juga membuat tanaman mudah dipindahkan.

Meski demikian, kamu tetap harus berhati-hati ya saat memindahkannya, agar bunga atau buahnya tidak rontok.

  1. Risiko Gulma Lebih Kecil

Risiko gulma juga lebih kecil jika dibandingkan dengan cara menanam horizontal.

Kamu tidak perlu sering melakukan penyiangan karena sangat kecil kemungkinannya terdapat gulma atau rumput liar.

Jadi, tidak perlu menggunakan banyak pestisida untuk mengusir hama.

Baca Juga:

9 Jenis Tanaman Bunga Ini Bisa Mengundang Datangnya Lebah dan Kupu-Kupu, Apa Saja ya?

  1. Memiliki Tampilan yang Unik

Bentuknya yang vertikal membuat kamu dapat mengatur tanaman sedemikian rupa.

Dengan kreativitas, tanaman pun jadi terlihat cantik dan unik.

Sebagai contoh, kamu bisa mengkombinasikan botol minum bekas yang dipasang zig-zag pada dinding.

Bisa juga dengan menyulap pipa atau bambu sebagai wadah agar dapat menampung banyak tanaman.

***

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Sahabat 99!

Baca juga artikel menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Ingin miliki perumahan di Bali, Bandung, Surabaya atau kota lainnya?

Temukan hunian impianmu hanya di situs properti 99.co/id.




Nita Hidayati

Penulis konten
Follow Me:

Related Posts