Berita Berita Properti

Anggota DPRD Ini Menilai Anies Baswedan Tak Berhak Klaim Keberhasilan Pembangunan JIS. Apa Alasannya?

2 menit

Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang dianggap beberapa pihak sebagai salah satu keberhasilan Gubernur Anies Baswedan mendapat perhatian dari salah seorang anggota DPRD DKI Jakarta.

Dalam salah satu kesempatan, tepatnya Januari 2022 lalu, Gilbert Simanjuntak, anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan jika klaim tersebut tidak mendasar dan terkesan sepihak.

“Klaim sepihak adalah tidak mendasar dan tidak menghargai upaya gubernur sebelumnya dan bantuan Presiden Jokowi,” ucap Gilbert sebagaimana dikutip dari republika.co.id pada Senin (31/1/2022).

Lebih lanjut, Gilbert mengungkapkan bahwa proses pembangunan JIS sebenarnya berlangsung sejak era Gubernur Jokowi dan Ahok.

Bahkan, katanya, hal ini sudah dicanangkan sejak masa Sutiyoso meski belum ada mileston.

“Pengadaan lahan terjadi di era Gubernur Jokowi dan Ahok sebagai ganti stadion Lebak Bulus. Belum sempat dibangun karena kalah dalam Pilkada DKI 2017, jadi diteruskan Gubernur Anies,” tuturnya.

Anies Baswedan Tidak Etis Memuji Diri Sendiri

anies baswedan

sumber: detik.com

JIS, dari kaca mata Gilbert Simanjuntak, hampir mangkrak pada 2020 lantaran APBD DKI tidak mampu membiayainya.

Pada akhirnya, pemerintah pusat turun tangan memberi bantuan lewat dana PEN sebesar Rp3,6 triliun tahun 2020 dan 2021 dari anggaran JIS Rp4,5 triliun.

“Artinya biaya pembangunan JIS sebesar 80 persen berasal dari pusat,” kata Gilbert.

Dengan dasar itulah, Anies yang kini menjabat Gubernur DKI disebut-sebut tidak etis jika memuji diri sendiri.

“Seakan itu pencapaian pribadi apalagi tanpa menyebutkan jasa gubernur sebelumnya dan ucapan terima kasih ke pusat,” tukas Gilbert.




JIS Digagas di Era Sutiyoso?

jakarta international stadium

sumber: inews.id

Di lain pihak, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik, sempat mengatakan jika gagasan stadion sepak bola bertaraf internasional ini sudah ada sejak era Gubernur Sutiyoso.

Kala itu, Taufik yang masih bertugas sebagai manajer Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta Utara (Persitara) berdiskusi dengan Sutiyoso.

Obrolan tersebut di antaranya perihal Pemprov DKI yang mesti memiliki stadion dengan pengelolaan sendiri.

“Waktu isu saya bilang, pak [Sutiyoso] Jakarta tidak punya stadion. Gelora Bung Karno bukan punya kita (Pemprov DKI), dan yang di Lebak Bulus itu bukan stadion, tapi buat tarkam,” ucap Taufik dikutip dari wartakota.tribunnews.com.

Pada akhirnya, ditemukanlah tanah bersih, manusiawi, wibawa (BMW) di lokasi JIS sekarang.

Kala itu, kendati lokasi telah ditetapkan, proyek stadion internasional tidak kunjung dikerjakan.

Akan tetapi, ketika Anies Baswedan mulai menjabat sebagai Gubernur DKI tahun 2017, proses perencanaan dan pembangunannya mulai terlihat.

***

Semoga informasinya bermanfaat, Sahabat 99.

Baca terus artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa untuk mengunjungi 99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan rumah idaman serta kebutuhan properti lainnya, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Salah satunya seperti hunian di Gallery West Risedences yang berlokasi di Jakarta Barat.




Hendi Abdurahman

Penulis 99.co Indonesia. Membahas sekaligus mengupas tentang berita properti, desain rumah, hingga tips & trik seputar hunian.

Related Posts