Berita Ragam

4 Alasan Kenapa Indonesia Tidak Ada Wajib Militer Seperti di Korea Selatan

2 menit

Kenapa Indonesia tidak ada wajib militer seperti di Korea Selatan? Ternyata, ada beberapa faktor yang menjadi latar belakang di balik kondisi tersebut. Yuk, simak bersama-sama!

Property People, mungkin kamu seringkali membaca berita tentang musisi atau artis Korea Selatan yang harus vakum dulu dari dunia hiburan karena alasan wajib militer.

Beberapa negara seperti Korea Selatan memang selalu menggerakkan aktivitas tersebut agar seluruh masyarakat disiplin dan mampu menyiapkan diri dari segala kondisi terkait konflik.

Pertanyaannya, kenapa Indonesia tidak ada wajib militer seperti di Korea Selatan dan negara lain?

Usut punya usut, ternyata wacana soal wajib militer telah menjadi perbincangan pemerintah jauh sebelum kita mengetahui tren ini dari artis-artis Korea Selatan.

Namun, ada beberapa faktor yang membuat negara kita mengurungkan diri dari wajib militer.

Dilansir dari pikiran-rakyat.com, simak alasan kenapa Indonesia tidak ada wajib militer sebagai berikut.

4 Alasan Kenapa Indonesia Tidak Ada Wajib Militer

wajib militer

campuspedia.id

1. RUU Wajib Militer Dibatalkan oleh Pemerintah

Perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia pernah membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) Wajib Militer dan dibawa dalam pembahasan DPR pada 2013 lalu.

RUU Wajib Militer tersebut tampak bakal terealisasi karena sudah digarap dengan serius.

Bahkan masyarakat sudah ancang-ancang karena dalam salah satu ayat RUU, disebutkan jika kita menghindari wajib militer, maka hukumannya tidak main-main yakni penjara minimal satu tahun.

Namun ternyata, RUU itu harus dibatalkan karena sejumlah alasan.




Jauh sebelum itu, tepatnya tahun 2002, pemerintah juga pernah membahas RUU serupa tetapi diurungkan karena belum menjadi prioritas pada saat itu.

2. Masalah Pendanaan

Berdasarkan hasil sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, jumlah penduduk Indonesia secara resmi adalah 273,5 juta.

Bila dihitung 20 persennya saja untuk ikut wajib militer, yakni 54 juta, maka pemerintah membutuhkan dana yang sangat banyak.

Tak dipungkiri bahwa bantuan sosial terhadap masyarakat saja belum merata secara keseluruhan, sehingga persiapan wajib militer ini masih terkendala dana.

3. Belum Terdesak oleh Kondisi

Masih dilansir dari pikiran-rakyat.com, saat ini Indonesia dinilai tidak sedang dalam keadaan darurat perang terutama yang melibatkan fisik.

Hal tersebut membuat pemerintah tidak memprioritaskan adanya wajib militer.

Konflik yang terjadi belakangan ini justru lebih banyak kepada konflik internal dalam negeri yang justru lebih banyak membutuhkan mediasi.

4. Mengoptimalkan Pasukan Militer yang Ada

Faktor lain yang membuat pemerintah mengurungkan wajib militer adalah gambaran kekuatan TNI sekarang berdasarkan berbagai riset.

Sebagai contoh, berdasarkan peringkat kekuatan militer negara-negara di dunia oleh Global Firepower 2022 per hari Kamis, 3 Maret 2022 pukul 12.00 WIB, Indonesia menduduki posisi 15 dan nomor 1 di Asia Tenggara.

Alhasil, prioritas pemerintah sekarang adalah mengoptimalkan TNI alih-alih masyarakat Indonesia.

Seperti yang kita tahu pula, beberapa pasukan elite TNI sampai diakui dan ditakuti oleh dunia.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian impianmu, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!




Bobby Agung Prasetyo

Senior Content Editor at 99.co Indonesia. Keep up with all things business, economics, and property. Into video games and heavy metal.
Follow Me:

Related Posts